TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Menjelang periode meningkatnya mobilitas penumpang dalam beberapa waktu ke depan, pengelola Bandara Kalimarau mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan cara menata barang bawaan saat berada di ruang tunggu.
Imbauan ini disampaikan guna menjaga keamanan barang pribadi sekaligus menciptakan kenyamanan bersama di area bandara.
Dalam kesempatannya, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan bahwa hal sederhana seperti penataan barang dapat berpengaruh besar terhadap kelancaran aktivitas di ruang tunggu, terutama ketika jumlah penumpang meningkat.
“Tata letak barang bawaan di ruang tunggu perlu diperhatikan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tas kecil maupun barang berharga seperti tas tangan, laptop, dan kamera sebaiknya ditempatkan di bawah kursi atau di lantai tepat di antara kaki penumpang.
Lanjutnya, selain lebih mudah diawasi untuk menghindari risiko pencurian, cara tersebut juga mencegah kursi kosong terpakai oleh barang, sehingga tetap bisa digunakan penumpang lain.
Menurutnya, kebiasaan menaruh tas di kursi kosong sering terjadi ketika kondisi bandara tidak terlalu ramai. Namun saat volume penumpang meningkat, kebiasaan tersebut dapat mengurangi kenyamanan orang lain yang membutuhkan tempat duduk.
“Tas kecil dan barang berharga sebaiknya di bawah kursi agar tidak memakan tempat duduk,” tegasnya.
Sementara itu, untuk koper kabin atau roller bag, penumpang diimbau meletakkannya di samping kursi dengan posisi yang tidak menghalangi jalur lalu lalang. Patah juga mengingatkan agar koper tidak ditempatkan di atas kursi kosong ketika ruang tunggu sedang penuh.
“Jangan meletakkan koper di kursi kosong saat kondisi padat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga barang bawaan tetap dalam pengawasan. Koper atau tas sebaiknya selalu berada dalam jarak pandang guna menghindari risiko kehilangan maupun tertukar dengan milik penumpang lain.
Bagi penumpang yang membawa lebih dari satu tas atau barang tambahan, ia menyarankan agar seluruh barang dikumpulkan dalam satu unit agar lebih mudah dikendalikan. Tas belanja atau barang tambahan bisa ditempatkan di sudut kursi atau di lantai di antara kaki.
Selain itu, penumpang juga diingatkan agar tidak meletakkan barang di tengah jalur jalan atau area boarding gate. Posisi tersebut berpotensi menghambat arus pergerakan penumpang lain, terutama ketika proses boarding berlangsung.
“Hindari menaruh barang di tengah jalan karena bisa mengganggu pergerakan penumpang lain,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, untuk memudahkan akses, dokumen penting seperti paspor, boarding pass, dan ponsel disarankan disimpan dalam tas kecil yang mudah dijangkau. Jika membawa banyak barang, penggunaan tali pengikat atau straps juga dapat membantu menyatukan koper sehingga lebih praktis dan aman.
“Melalui imbauan ini, kami berharap tercipta suasana ruang tunggu yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa penerbangan, terutama saat volume penumpang meningkat. Kesadaran bersama dalam menata barang bawaan dinilai menjadi bagian penting dari budaya pelayanan dan kenyamanan di bandara,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





