TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Potensi sumber daya alam di Kecamatan Tabalar dinilai sangat besar dan perlu dimaksimalkan sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.
Pemanfaatan sektor unggulan berbasis lokal diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mempercepat kemandirian kampung.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menegaskan bahwa wilayah Kecamatan Tabalar memiliki kekayaan potensi yang jarang dimiliki daerah lain, mulai dari perikanan tangkap dan budidaya, lahan persawahan, hingga perkebunan rakyat.
“Potensi Tabalar luar biasa. Ada perikanan, perkebunan, persawahan dan lainnya. Ini harus ditangkap sebagai peluang pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Gideon, kekuatan utama Tabalar terletak pada sektor riil yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Karena itu, kata dia, pengembangan ekonomi tidak harus selalu dimulai dari investasi besar, tetapi bisa melalui optimalisasi usaha yang telah dijalankan warga secara turun-temurun.
Ia mendorong perusahaan daerah (Perusda) dan seluruh pemangku kepentingan mengambil peran lebih aktif dalam membuka akses pemasaran, pendampingan produksi, hingga pengolahan hasil agar memiliki nilai tambah.
“Kalau dikelola dengan baik, hasil perikanan dan pertanian tidak hanya dijual mentah, tapi bisa diolah sehingga nilai ekonominya meningkat,” ujarnya.
Selain penguatan sektor produksi, Dion sapaan akrabnya menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pelatihan, pendampingan teknologi pertanian dan perikanan, serta penguatan kelembagaan ekonomi desa dinilai menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menjadi pelaku, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri.
Dengan sinergi antara potensi alam dan kesiapan SDM, status kampung berkembang di Tabalar diharapkan dapat naik menjadi kampung mandiri dalam beberapa tahun ke depan.
“Dengan sumber daya alam dan SDM yang ada, kami optimistis wilayah ini bisa terus maju,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





