TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-72 sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program ini dilaksanakan di seluruh kampung di Kecamatan Maratua, yakni Kampung Bohe Silian, Payung-Payung, Teluk Harapan, dan Teluk Alulu, pada Jumat, (14/11/25).
GPM kali ini menyediakan empat komoditas utama yang menjadi kebutuhan harian masyarakat. Harga yang ditawarkan terbilang jauh lebih rendah dibanding harga pasar, seperti Beras SPHP Rp60 ribu per karung 5 kilogram, Telur Omega lokal Rp60 ribu per piring, gula pasir Rp20 ribu per kilogram, dan minyak goreng Rp20 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan bahwa GPM merupakan agenda penting untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan seperti Maratua.
Ia menyampaikan bahwa antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari ramainya kunjungan warga di setiap titik pelaksanaan.
“Masyarakat di Maratua sangat antusias dan begitu meminati GPM yang digelar ini. Kecuali beras, karena memang telah sering dilakukan oleh TNI/Polri,” ujarnya.
Adapun komoditas yang diperdagangkan dalam kegiatan tersebut terbilang cukup besar. Dinas Pangan mencatat penyediaan beras sebanyak 2,4 ton, minyak goreng 720 liter, gula pasir 500 kilogram, serta telur sebanyak 260 piring. Dengan jumlah tersebut, pemerintah berharap seluruh masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu.
Rakhmadi menambahkan bahwa pelaksanaan GPM di Maratua juga melibatkan TNI dan Polri, sama seperti kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di wilayah lain.
Menurutnya, sinergi lintas sektor ini penting untuk memperlancar distribusi barang dan menjangkau masyarakat secara lebih merata.
“Seperti kegiatan saat ini juga dilakukan bersama TNI maupun Polri. Kami juga telah melakukan di kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Berau,” jelasnya.
Sejumlah kecamatan sebelumnya juga telah merasakan manfaat dari GPM, seperti Kecamatan Kelay dan Segah. Dinas Pangan menegaskan bahwa program ini akan terus dilanjutkan ke kecamatan lainnya secara bertahap.
“Misalnya, Kelay, Segah dan akan dilakukan ke kecamatan yang lainnya juga ke depan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





