• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
23MeiGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Fenomena Rip Current, Ancaman Tersembunyi Pantai di Berau yang Perlu Diwaspadai

admin by admin
7 Februari 2025
in Berau, Pembangunan, Pemerintahan, Pemkab Berau
0
Fenomena Rip Current, Ancaman Tersembunyi Pantai di Berau yang Perlu Diwaspadai

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ramai di perbincangan baru-baru ini dengan adanya kabar duka terkait insiden di Pantai Drini, Jogjakarta, di mana 13 pelajar terseret arus laut akibat fenomena Rip Current atau arus balik yang kuat.

Rip Current merupakan arus balik ombak yang kuat dan berbahaya, yang memerlukan ketenangan saat menghadapinya serta pengawasan pantai yang optimal untuk mencegah risiko.

Fenomena ini menjadi peringatan bagi wisatawan akan bahaya tersembunyi yang sering tidak disadari di berbagai pantai, termasuk di Berau.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengonfirmasi bahwa fenomena Rip Current juga ditemukan di beberapa pantai di Berau. Ia menggambarkan arus ini sebagai “jalur sungai” tak kasat mata yang dapat membahayakan pengunjung.

“Saya beberapa kali melihat Rip Current di pantai-pantai wisata di Berau. Meski karakteristiknya bisa berbeda, keberadaannya tetap memerlukan perhatian khusus,” ujarnya pada Jumat (7/2/25).

Menurut Nofian, lebar arus ini bervariasi antara 4 hingga 8 meter, dengan panjang mencapai 20 hingga 25 meter yang menjulur ke laut. Bagi orang awam, kondisi ini sangat berbahaya karena kekuatan arus dapat memicu kepanikan.

“Jika seseorang terjebak di dalam Rip Current dan langsung berusaha berenang ke pantai, itu akan sangat sulit karena dorongan arus yang kuat,” jelasnya.

Sebagai langkah edukasi bagi wisatawan, Nofian menekankan pentingnya tetap tenang saat menghadapi arus ini.

“Jangan panik jika terjebak dalam Rip Current. Jika langsung berenang ke tepi, tubuh akan cepat lelah dan semakin sulit keluar dari arus,” katanya.

Ia menyarankan agar korban mengikuti arus terlebih dahulu, kemudian berenang ke arah samping baik ke kiri atau kanan untuk keluar dari jalur Rip Current. Setelah itu, ombak akan membantu membawa tubuh kembali ke pantai.

“Kuncinya adalah tetap tenang, tidak melawan arus secara langsung, dan berenang ke samping hingga berhasil keluar dari jalur arus tersebut,” bebernya.

Selain edukasi kepada wisatawan, Nofian juga menekankan pentingnya peran pengelola wisata dalam menjaga keselamatan pengunjung. Ia mendorong pihak penginapan atau resort yang memiliki pantai terbuka untuk menyediakan penjaga pantai sebagai langkah antisipasi.

“Dengan adanya penjaga pantai, pemantauan wisatawan akan lebih efektif, terutama jika mereka menggunakan kursi tinggi untuk mengamati tanda-tanda Rip Current,” tegasnya.

Kesadaran akan bahaya Rip Current serta pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan sangat penting bagi wisatawan yang gemar berkunjung ke pantai.

Dengan edukasi yang memadai dan pengawasan yang ketat, diharapkan insiden tragis seperti yang terjadi di Pantai Drini dapat dicegah.

“Kami berharap langkah-langkah ini dapat meningkatkan keselamatan wisatawan dan menjaga daya tarik wisata di Berau,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto

Tags: BerauPemkab Berau
Previous Post

Pasar Murah Diharap Bantu Stabilkan Harga dan Daya Beli Masyarakat

Next Post

Dorong Diversifikasi Pangan untuk Ketahanan dan Gizi Masyarakat

admin

admin

Next Post
Tekan Angka Kampung Agak Rentan, Dinas Pangan Rencanakan Penyaluran Bantuan Dilakukan Dua Kali

Dorong Diversifikasi Pangan untuk Ketahanan dan Gizi Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hilal Penuhi Kriteria, Kemenag Tetapkan Awal Zulhijah 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Hilal Penuhi Kriteria, Kemenag Tetapkan Awal Zulhijah 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

by admin
17 Mei 2026
0

‎PORTALBERAU, JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan...

Sekolah Filial di Berau Mulai Bertransformasi, Kolaborasi Swasta Jadi Kunci Pemerataan Pendidikan

Sekolah Filial di Berau Mulai Bertransformasi, Kolaborasi Swasta Jadi Kunci Pemerataan Pendidikan

by admin
17 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pendidikan terus mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan pendidikan. Salah satu...

Disdamkarmat Berau Didorong Terus Siaga Hadapi Ancaman Kebakaran yang Kian Masif

Disdamkarmat Berau Didorong Terus Siaga Hadapi Ancaman Kebakaran yang Kian Masif

by admin
17 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, meminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau untuk terus meningkatkan...

Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi” di Berau Berlangsung Tertib dan Kondusif, Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan

Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi” di Berau Berlangsung Tertib dan Kondusif, Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan

by admin
17 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Puluhan mahasiswa dan masyarakat menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In