TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Hingga kini pesta adat dan seni budaya di Bumi Batiwakkal belum masuk dalam kalender wisata nasional.
Hal tersebut menjadi perhatian Pemkab Berau yang terus berupaya agar pesta adat dan seni budaya di Bumi Batiwakkal terdaftar di dalam kalender wisata nasional.
“Sebenarnya kami sudah berusaha beberapa kali, namun hingga saat ini belum juga mendapatkan nominasi dalam kalender wisata nasional itu,” tuturnya, Kamis (7/7/22).
Meskipun demikian, dirinya tidak putus asa untuk terus melakukan komunikasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) agar Kabupaten Berau bisa menjadi salah satu objek pariwisata yang bisa dibanggakan baik secara nasional maupun internasional.
“Kami akan selalu berupaya dan mendukung sepenuhnya rencana-rencana pesta adat dan seni budaya masyarakat kampung, supaya Kabupaten Berau dengan pesta adat dan budayanya bisa masuk nominasi dalam kalender wisata nasional,” imbuhnya
“Dan untuk semua kegiatan pariwisata, InsyaAllah akan selalu kami dukung sepenuhnya agar Berau semakin lebih baik,” sambungnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dirinya akan terus mendukung pariwisata agar dapat dikenal secara nasional maupun internasional.
“Upaya-upaya lain juga terus kami lakukan agar pariwisata Berau dapat terus eksis dan menjadi penyumbang PAD terbesar kita nantinya,” tandasnya. (rzl/mrt/adv)
Disbudpar Berau Siapkan Gebrakan Baru, Wisata Mangrove Bakal Jadi Pusat Edukasi
TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menyiapkan konsep baru dalam pengembangan wisata mangrove di Bumi Batiwakkal....





