TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Merebaknya isu wacana penggunaan nama mantan Bupati Berau, almarhum Muharram, sebagai nama Stadion Mini Olympic, Teluk Bayur, ditanggapi Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK.
Dikatakan Makmur, penamaan Stadion Mini Olympic harus merupakan hasil mufakat bersama. Hal itu disebutkannya dapat dibicarakan dengan lebih menjunjung nilai musyawarah oleh semua pihak, agar tidak terjadi polemik di kemudian hari.
Makmur juga menyebut, Kabupaten Berau memiliki banyak tokoh masyarakat dan unsur pemuda yang harusnya diajak duduk bersama untuk mendiskusikan hal tersebut.
“Mau apapun dan siapapun nama yang disematkan pada Stadion Mini Olympic ini, harus dibicarakan secara terbuka dan bermusyawarah. Nama yang disematkan pun harus dirumuskan dan dikaji terlebih dahulu,” ujarnya.
Diakui Makmur, meski nama almarhum Muharram disematkan pada Stadion Mini Olympic, dirinya tidak keberatan. Namun untuk menjaga sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, Makmur tetap menyarankan penamaan tersebut harus berdasarkan diskusi bersama pihak-pihak terkait.
“Jangan sampai perihal nama nantinya akan menimbulkan polemik di kemudian hari, karena kita hidup bersama orang banyak, maka harus pula melibatkan orang banyak untuk mengambil sebuah keputusan. Undang para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, duduk bersama. Siapa nama yang diusulkan nantinya akan ditampung dan dibahas selanjutnya,” jelasnya. (Ded)
Pengurus Afkab Berau Dilantik, Siapkan Pembinaan Usia Dini Melalui Liga Pelajar
TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Kongres Luar Biasa (KLB) sekaligus Pelantikan Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Berau dilaksanakan pada Sabtu (30/8/25) di...