• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
16AprGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Khawatir Hiu Paus Berkurang

admin by admin
4 Juni 2022
in Berau, Lingkungan
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Keberadaan Hiu Paus (Whale Shark) di perairan Talisayan dan Pulau Derawan merupakan salah satu daya tarik pariwisata.

Namun jika ekosistem laut terganggu dikhawatirkan keberadaan hiu paus di laut Berau akan semakin berkurang.

Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, mengungkapkan indikator masih adanya hiu paus itu tak lain ialah ketersediaan plankton atau ikan-ikan kecil di perairan Berau masih cukup baik dan relatif banyak.

“Tapi jika ekosistem atau perairan laut kita tercemar dan terganggu maka keberadaan hiu paus dikhawatirkan akan berkurang dan menjadi sangat langka,” ujarnya.

Diakuinya, hiu paus ini habitatnya bukan di perairan Berau, hanya saja laut Berau merupakan jalur lintasan bagi hiu paus.

“Mereka (Hiu paus) di laut Berau hanya migrasi bukan berhabitat dan menetap,” terangnya.

Dirinya menyebutkan, perlu diketahui juga bahwa jumlah hiu paus yang ada di Kabupaten Berau saat ini sekitar 17 ekor, yang terdiri dari 1 betina dan 16 ekor jantan.

“Kita sudah beri tanda yang di perairan Talisayan dan ternyata dari survei kami bahwa hiu paus yang di Talisayan itu adalah hiu paus yang di perairan Derawan. Untuk di Derawan itu pernah kita temui 2 atau kadang 5 MB. Kenapa kita bisa menghitung jumlahnya segitu, karena ternyata totol-totolnya itu sama seperti sidik jari pada manusia, jadi berbeda setiap ekornya,” ungkap Yunda.

Dijelaskannya, secara alamiah hiu paus memang memakan plankton dan ikan -ikan kecil.

“Hanya saja, karena kehadiran mereka di perairan Talisayan cukup langka dan unik, para nelayan memberi makan lewat bagan, sebenarnya itu merubah daripada tingkah laku mereka di habitatnya,” imbuhnya.

Lanjutnya, pihaknya belum mendapat informasi apakah sekarang jumlahnya mulai menurun atau tetap.

“Saya belum mendapatkan informasi, tetapi jika indikatornya mulai menurun, bisa jadi karena kualitas perairan kita mulai mengalami penurunan. Sehingga hiu paus pun enggan untuk melintas. Mungkin mereka terganggu dengan aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan, mungkin juga karena tidak ada lagi makanan yang mereka temukan di sana, “ungkap Yunda.

“Sebenarnya kami tidak mempunyai kewenangan terhadap hiu paus itu, kewenangan kami ialah pembinaan nelayan kecil dan usaha budidaya kecil, dan pengolahan. Akan tetapi kalau kita sudah bicara konservasi, tentang pulau-pulau kecil, pengawasan di laut, itu menjadi kewenangannya provinsi dan pusat,” kata dia.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk menjaga agar hiu paus tetap berada di perairan laut Talisayan dan Derawan, harus bisa menjaga habitat dan lingkungannya agar hiu paus menetap.

“Artinya bagaimana kita tidak membuat pencemaran di sekitar perairan maupun lintasan hiu paus di sana. Kemudian juga bagaimana migrasi mereka tetap aman dari jalur pelayaran dan penangkapan ikan,” terangnya.

Yunda mengharapkan pemandu wisata, masyarakat dan para nelayan bisa menjaga keberadaan hiu paus agar terus berada di perairan Berau.

“Saya minta untuk pemandu wisata tetap menetapkan SOP jika berinteraksi dengan hiu paus, juga para nelayan dan masyarakat bisa menjaga ekosistem laut agar ketersediaan makanan bagi hiu paus bisa terus terpenuhi sehingga mereka bisa terus berada di perairan Berau, meskipun hanya sebagai jalur migrasinya,” pungkasnya. (rzl/mrt)

Previous Post

Diskoperindag Menunggu Keputusan Hibah dari BPKAD

Next Post

Minta Taman Sanggam dan Cendana Kembali Dibuka, Sari : Masyarakat Juga Butuh Refreshing

admin

admin

Next Post

Minta Taman Sanggam dan Cendana Kembali Dibuka, Sari : Masyarakat Juga Butuh Refreshing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD Berau Soroti Tumpang Tindih Lahan, Pembahasan RTRW Dikebut Tahun Ini

DPRD Berau Soroti Tumpang Tindih Lahan, Pembahasan RTRW Dikebut Tahun Ini

by admin
17 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian serius DPRD Berau. Hal ini...

Stok Pupuk Subsidi di Berau Aman, Dukung Masa Tanam II Petani

Stok Pupuk Subsidi di Berau Aman, Dukung Masa Tanam II Petani

by admin
17 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Berau dipastikan masih dalam kondisi aman untuk mendukung Masa Tanam II...

Bidik Pasar Wisata Petualangan, Berau Tampilkan Surga Diving di DXI 2026

Bidik Pasar Wisata Petualangan, Berau Tampilkan Surga Diving di DXI 2026

by admin
17 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau kembali memperkuat promosi pariwisata dengan...

Harga Ikan Naik-Turun, Pemkab Berau Fokus Kendalikan Distribusi dan Jaga Kualitas

Harga Ikan Naik-Turun, Pemkab Berau Fokus Kendalikan Distribusi dan Jaga Kualitas

by admin
17 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Kenaikan harga ikan yang terjadi di sejumlah pasar kembali menuai keluhan masyarakat Berau, khususnya di wilayah...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In