TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengajak warga untuk memenuhi kewajiban dalam membayar zakat. Selain menjadi kewajiban, pembayaran zakat ini juga untuk membantu dalam membantu masyarakat yang perekonomiannya menengah kebawah.
Hal itu ditegaskan Bupati Sri Juniarsih usai pembayaran zakat dalam kegiatan Berau Berzakat yang diselengarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau, Rabu (6/4/22) di Balai Mufakat. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Forkopimda, Kepala OPD, pengusaha, pegawai negeri dan karyawan swasta.
Dalam hal ini, Bupati Sri Juniarsih mengingatkan, pembayaran zakat merupakan salah satu rukun islam. Dan sifatnya merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sama seperti shalat lima waktu. Ia juga menegaskan, pemerintah harus berkomitmen penuh dalam pengawasan pembayaran zakat ini, sehingga hasil yang diproleh nantinya maksimal dan dapat disalurkan kepada kaum-kaum mustahik.
Bupati mengatakan, pembayaran zakat ini sebagai upaya dalam membersihkan harta yang dimiliki dari hak orang lain. Sekaligus menerapkan budaya tolong menolong bagi sesama yang membutuhkan.
“Saya juga memberi apresiasi kepada Baznas yang telah mengelola zakat ini dengan optimal,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Berau, H.Busransyah menyampaikan laporan singkat baznas Kabupaten Berau selama 1 tahun terakhir. Disebutnya, untuk penerimaan zakat infaq dan sadakah serta penerimaan lainnya dalam tahun 2021 lalu. Diantaranya zakat mal, sejumlah Rp 4.232.436.374. Sedangkan zakat fitrah sejumlah Rp 93.474.000. Untuk infaq sejumlah Rp 2.829.349.601.
“Total penerimaan selama tahun 2021 sebanyak Rp 7.155.159.974,” ungkapnya.
Dari angka tersebut, pihaknya sudah menyalurkan kepada 5 program pendistribusian dengan rincian diantaranya, untuk program berau cerdas sejumlah Rp 367 juta (8%). Untuk program berau taqwan tersalurkan Rp 376 juta (diatas 8%). Untuk berau makmur tersalurkan Rp 489 juta (11%). Untuk program berau sehat tersalurkan Rp 689 juta (15%). Untuk berau peduli tersalurkan sejumlah Rp 2,7 miliar (58%).
Selain itu, pembangunan rumah sehat baznas kabupaten Berau juga disampaikannya bahwa hingga saat ini sedang dalam penyelesaian pekerjaan akhir atau finishinh bangunan dan sedang disiapkan juga SDM pengelolaannya. Diharapkannya dapat segera beroperasi dalam upaya memenuhi dan menganggulangi kesehatan masyarakat.
“Bangunan fisiknya dibantu sepenuhnya oleh PT Berau Coal dan pengoperasian nantinya pembiayaannya oleh baznas RI, baznas Provinsi Kaltim, dan baznas Kabupaten Berau,” ungkapnya.
“Alhamdulillah dalam 4 tahun terakhir termasuk dalam tahun buku 2021 baznas Kabupaten Berau telah diaudit oleh kantor akuntan publik dengan hasil opini wajar tanpa pengecualian. Begitu juga dengan audit syariah oleh kantor wilayah kemenag provinsi kaltim dengan hasil baik,” tutupnya. (Yud/Ded)