BALIKPAPAN, PORTALBERAU — Kontingen Kabupaten Berau mengerahkan 40 atlet untuk bersaing dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang berlangsung di Kota Balikpapan, 4–5 November 2026.
Sebanyak 40 atlet tersebut akan memperkuat Berau pada sembilan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi insan pers Berau untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah di ajang olahraga antarkabupaten dan kota se-Kaltim.
Ketua PWI Berau, Yudhi Perdana, mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan untuk memastikan seluruh atlet dapat mengikuti pertandingan secara maksimal. Ia berharap para atlet mampu memberikan penampilan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, Porwada bukan sekadar ajang memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menjaga kebugaran wartawan di tengah padatnya aktivitas jurnalistik.
“Melalui Porwada ini, kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga perlu menjaga kesehatan dan kebugaran. Ada 40 atlet dari Berau yang akan mengikuti sembilan cabang olahraga. Kami berharap seluruh peserta bisa bertanding dengan semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.
Yudhi menambahkan, keberhasilan kontingen tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang berhasil diraih. Lebih dari itu, kesempatan bertemu dan berinteraksi dengan sesama insan pers dari berbagai daerah menjadi nilai penting dalam penyelenggaraan Porwada.
Sementara itu, Ketua PWI Kaltim, Rahman, menjelaskan Porwada merupakan bagian dari komitmen kepengurusan PWI Kaltim untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga wartawan setiap tahun.
Ajang ini sekaligus menjadi tahapan penjaringan atlet yang dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Timur pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Ia menegaskan, Porwada sejatinya merupakan kegiatan silaturahmi yang dikemas melalui olahraga dan kompetisi. Karena itu, semangat kebersamaan harus tetap menjadi prioritas dibandingkan ambisi meraih kemenangan.
“Ini murni kegiatan silaturahmi yang kebetulan dibuat dalam bentuk olahraga atau kompetisi. Jadi jangan dibalik, bukan kegiatan olahraga yang kebetulan menjadi ajang silaturahmi,” tegasnya.
Rahman juga mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan keselamatan selama pertandingan. Menurutnya, mengejar prestasi tidak boleh sampai mengabaikan kondisi dan kemampuan fisik masing-masing atlet.
“Kalau kita punya prinsip tidak ada berita seharga nyawa, kita juga harus punya prinsip tidak ada medali seharga nyawa. Jadi, keselamatan harus tetap menjadi yang utama,” pesannya.
Pembukaan Porwada IV Kaltim 2026 berlangsung di Balikpapan dengan mengusung tema Porwada IV Kaltim Pererat Silaturahmi, Guna Mewujudkan Jurnalis Sehat dan Profesional.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Balikpapan, Hasbullah Helmi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental wartawan yang setiap hari dihadapkan pada tuntutan pekerjaan serta cepatnya arus informasi.
Menurutnya, jurnalis yang sehat secara fisik dan memiliki pikiran tajam akan lebih mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan objektif.
Ia juga mengingatkan bahwa wartawan merupakan salah satu pilar demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Melalui karya jurnalistik, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kebijakan pembangunan, sementara kritik yang konstruktif menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik.
“Menang dan kalah merupakan hal biasa dalam sebuah kompetisi. Namun, persaudaraan dan sportivitas harus tetap menjadi yang utama,” pungkasnya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto





