TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui sektor perhotelan, restoran, dan kafe (horeka) di kawasan wisata.
Pulau Maratua dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penopang PAD Berau ke depan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah, mengatakan kawasan wisata seperti Maratua memiliki keunggulan dari sisi pengelolaan usaha.
Kata dia, sejumlah destinasi dan akomodasi wisata dikelola secara profesional melalui manajemen, sehingga pengawasan dan pengelolaan pajak dinilai lebih mudah dilakukan.
Dijelaskannya, kondisi tersebut juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk menerapkan sistem pemantauan transaksi guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Pemasangan alat perekam transaksi di tempat usaha yang memenuhi ketentuan menjadi salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan untuk mendukung optimalisasi penerimaan.
“Kalau melihat lokasinya, tempat wisata itu pengelolanya sudah menggunakan manajemen, sehingga mengelola pajaknya lebih mudah. Pemasangan alat di sana juga bisa dilakukan,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan pengawasan dan pengelolaan pajak di sektor pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan penerimaan daerah.
“Berau ini memiliki destinasi unggulan yang berpotensi menarik kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara,” tuturnya.
Optimalisasi pajak sektor horeka dinilai penting untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah. Dengan penerimaan yang lebih maksimal, pemerintah daerah diharapkan memiliki ruang yang lebih besar untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap ketika semua ini berjalan, potensi penerimaan pajak horeka meningkat dan mendukung kemampuan fiskal kita,” katanya.
Ia menambahkan, Maratua berpeluang menjadi salah satu kawasan strategis dalam mendorong peningkatan PAD Berau. Potensi tersebut perlu diimbangi dengan pengelolaan pajak yang tertib, pengawasan yang konsisten, serta sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata.
“Maratua bisa jadi penopang PAD kita ke depan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto





