TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong agar pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.
Dukungan sarana perekaman KTP elektronik (KTP-el) dan jaringan internet menjadi bagian dari upaya memperluas pelayanan hingga kecamatan yang memiliki kendala jarak maupun konektivitas.
Penguatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui hibah peralatan perekaman KTP-el untuk sejumlah kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Berau.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltim, Kasmawati, mengatakan pemerataan pelayanan kependudukan menjadi perhatian pemerintah provinsi agar masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan tetap memperoleh pelayanan dengan mudah.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pelayanan di daerah menjadi penting karena masyarakat tidak semestinya harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Kami ingin pelayanan administrasi kependudukan bisa semakin dekat dengan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pelosok,” ungkapnya.
“Dukungan dari pemerintah provinsi ini merupakan bagian dari upaya supaya akses layanan bisa lebih merata,” sambungnya.
Di Berau sendiri, fasilitas perekaman KTP-el telah tersedia di seluruh 13 kecamatan. Namun, kondisi perangkat di masing-masing wilayah belum sepenuhnya seragam karena masih terdapat peralatan lama yang digunakan untuk menunjang pelayanan.
Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, menjelaskan kondisi tersebut membuat dukungan peralatan baru menjadi cukup penting untuk menjaga kelancaran pelayanan.
“Perangkat yang digunakan di kecamatan kondisinya memang berbeda-beda. Ada kecamatan yang sudah memiliki alat rekam baru tetapi mesin cetaknya masih menggunakan perangkat lama, begitu juga sebaliknya,” jelas David.
Dengan adanya hibah dari Pemprov Kaltim, pihaknya akan mengarahkan perangkat baru ke kecamatan yang dinilai masih membutuhkan penguatan sarana pelayanan.
Selain perangkat perekaman, persoalan konektivitas juga menjadi perhatian. Disdukcapil Berau baru menerima satu perangkat Starlink dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Dukcapil. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi daerah yang menghadapi keterbatasan jaringan internet.
“Starlink bantuan dari Kemendagri sudah kami terima, termasuk perangkat baterainya. Ini tentu sangat membantu ketika kami harus memberikan layanan di lokasi yang jaringan internetnya belum stabil,” ujarnya.
Perangkat tersebut kini telah dipasang di Kantor Disdukcapil Berau dan digunakan untuk mendukung sejumlah layanan berbasis internet, termasuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Disebutnya, Berau kini memiliki tiga perangkat Starlink. Dua di antaranya merupakan milik Disdukcapil Berau, sementara satu lainnya merupakan bantuan Ditjen Dukcapil.
“Kami juga menyiapkan perangkat yang bisa dibawa ketika pelayanan jemput bola. Jadi ketika petugas turun ke lapangan, perangkat tersebut dapat digunakan untuk membantu pelayanan masyarakat di daerah yang membutuhkan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto





