TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Sektor perikanan di Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, menunjukkan perkembangan signifikan. Produksi perikanan tangkap dan budidaya keramba kerapu di wilayah tersebut meningkat dari 5.616 ton pada 2025 menjadi lebih dari 6.200 ton sepanjang 2026.
Peningkatan produksi tersebut menjadi sinyal positif bagi perekonomian masyarakat pesisir. Selain ditopang potensi laut yang melimpah, perkembangan sektor perikanan Teluk Harapan turut didorong berbagai program penguatan sarana dan prasarana nelayan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pertumbuhan produksi tersebut tidak terlepas dari penguatan kapasitas nelayan dan pelaku budidaya. Terlebih, Teluk Harapan berada di kawasan wisata bahari yang membuka peluang pasar lebih luas bagi komoditas hasil laut.
“Sinergi antara penguatan armada nelayan, kapasitas budidaya keramba, dan keterbukaan akses pasar wisata membuat geliat perikanan di Teluk Harapan tumbuh sangat solid,” ujarnya.
Menurutnya, potensi perikanan di kawasan Maratua memiliki nilai strategis karena tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga berpeluang menjadi bagian dari rantai pasok sektor pariwisata dan perdagangan komoditas laut.
Kepala Kampung Teluk Harapan, Abnir Dani Lupi, mengapresiasi dukungan Pemkab Berau yang dinilai memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
“Bantuan stimulan alat tangkap serta fasilitas budidaya dari pemerintah daerah sangat meningkatkan produktivitas dan tingkat pendapatan warga kampung,” ungkapnya.
Ia menilai peningkatan produksi tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat Teluk Harapan untuk terus mengembangkan usaha perikanan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemkab Berau pun mendorong agar pengembangan sektor perikanan di wilayah pesisir terus dilakukan secara konsisten. Potensi laut yang besar dinilai harus diikuti dengan peningkatan kapasitas nelayan, sarana produksi, hingga akses pemasaran.
Abdul Majid menegaskan, penguatan sektor perikanan menjadi salah satu langkah Pemkab Berau dalam mengoptimalkan potensi ekonomi maritim, khususnya di wilayah pulau-pulau terluar.
“Konsistensi intervensi program perikanan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Berau untuk mengoptimalkan potensi maritim di pulau-pulau terluar,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Rizal
Editor: Dedy Warseto





