TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Rencana pelaksanaan kegiatan expo yang digagas pihak swasta di kawasan pasar Sanggam Adji Dilayas Tanjung Redeb harus ditunda. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) mengambil langkah tersebut dengan mempertimbangkan kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan bahwa sebelumnya pihak swasta telah mengajukan permohonan rekomendasi untuk melaksanakan kegiatan expo pada 27 Agustus 2026.
Menurutnya, pada saat itu pemerintah daerah telah meminta agar pelaksanaan kegiatan ditunda. Namun, pihak penyelenggara kembali melakukan sejumlah persiapan setelah memperoleh informasi terkait rencana kegiatan tersebut.
Eva mengatakan, Diskoperindag kemudian kembali berkoordinasi dengan pihak pengelola pasar dan penyelenggara agar kegiatan tidak dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Memang benar sempat ada pengajuan dan permohonan rekomendasi pelaksanaan expo oleh pihak swasta pada 27 Agustus lalu. Namun, kita meminta agar pelaksanaannya ditunda,” ujarnya.
Ia menambahkan, keputusan tersebut bukan berarti pemerintah daerah menutup peluang pelaksanaan expo. Kegiatan tetap dinilai memiliki manfaat, khususnya dalam membantu menghidupkan aktivitas pasar sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk mereka.
“Rekomendasi dan kegiatannya tetap akan berjalan karena memang ini merupakan langkah kita untuk menghidupkan pasar. Hanya saja, untuk sekarang belum bisa dilaksanakan karena kondisi kabut asap yang ada,” jelasnya.
Diskoperindag berharap pihak penyelenggara dapat memahami kondisi tersebut dan menyesuaikan kembali jadwal pelaksanaan. Penundaan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian mengingat kegiatan expo berpotensi menghadirkan masyarakat dalam jumlah cukup banyak.
Pemerintah daerah juga akan terus memantau perkembangan kondisi udara sebelum menentukan waktu yang lebih tepat untuk pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, agenda expo tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan faktor keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Ia menegaskan, apabila kondisi sudah memungkinkan, pihaknya akan kembali mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai ketentuan dan rekomendasi yang berlaku.
“Kami harapkan tidak mengurangi tujuan awal pelaksanaan expo, yakni mendorong aktivitas perdagangan serta meramaikan kembali kawasan pasar di Kabupaten Berau,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto




