TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Bupati (Wabup) Gamalis mengajak kolaborasi lintas sektor agar terus berlanjut dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau.
Hal ini disampaikannya pada momentum Penyuluhan Penanganan Karhutla yang dilaksanakan oleh Kodim 0902/Berau pada Selasa (1/9/26) di Aula Paradita Kodim 0902/Berau oleh Kolonel ARM La Ode Irwan Halim dari Mabes TNI.
“Kami tentu mengapresiasi kehadiran Mabes TNI di Kabupaten Berau sehingga kegiatan ini sangat penting dengan apa yang kita hadapi saat ini yakni karhutla,” ujarnya.
Dirinya menyebut saat ini berdasarkan data yang dihimpun Kabupaten Berau memiliki 533 titik panas. Hal itu menjadikannya Kabupaten Berau sebagai daerah dengan titik panas terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Asap pekat masih menyelimuti Kabupaten Berau, kemudian kualitas udara sejak 27-29 Agustus kemarin dinilai tidak sehat,” tuturnya.
Ia menyebut bahwa Pemkab Berau pun terus berkomitmen dalam melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait baik TNI, Polri, dan pihak-pihak lainnya yang berkaitan.
“Kami dengan lintas sektor terus berjibaku untuk mengatasi karhutla, Modifikasi cuaca pun sudah kita laksanakan selama 5 hari, Selanjutnya Belajar Dari Rumah (BDR) sudah kita terapkan agar anak-anak kita terhindar dari Asap dan cuaca yang tidak sehat saat ini,” jelasnya.
Pihaknya memahami bahwa Karhutla bukan suatu yang mudah, bukan hanya berkaitan lingkungan bahkan kesehatan hingga pergerakan ekonomi pun dapat terhambat.
“Kita baru berbicara akibat, Belum bicara sebab mengapa dan darimana api itu bisa datang,” bebernya.
Gamalis menerangkan bahwa Pemkab Beru saat ini terus meningkatkan titik panas yang ada, edukasi ke masyarakat, langkah-langkah selama terjadinya kebakaran. Namun, diperlukan komunikasi, kecepatan informasi hingga kesadaran masyarakat.
“Kami berharap sosialisasi dan penyuluhan ini dapat menjadi pembelajaran bagi kami yang berada di daerah baik pola pencegahan, kolaborasi, dan penanganan bencana,” terangnya.
Ia berharap dengan kegiatan ini para peserta dapat mengikuti kegiatan ini hingga akhir. Agar nantinya dapat bermanfaat sebagai bentuk edukasi untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Berau.
“Untuk para peserta pun diimbau agar kiranya informasi dapat disampaikan kepada masyarakat. Agar Kabupaten Berau segera melakukan pencegahan dan mengatasi Kebakaran yang terjadi,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto




