TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya untuk menjaga pemerataan pangan di seluruh wilayah. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan pembangunan sektor pangan tidak dapat hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah berkelanjutan agar sektor pertanian dan pangan tetap mampu bertahan menghadapi perubahan kondisi lingkungan.
“Pemerataan pangan ini sangat penting bagi Kabupaten Berau. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal agar ketersediaan pangan dapat dirasakan masyarakat secara merata,” ujarnya.
Ia menyebut perubahan iklim menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi kemarau yang terjadi saat ini dapat memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian apabila tidak diantisipasi dengan langkah yang tepat.
Karena itu, pembangunan sektor pangan harus disiapkan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi produksi. Pemerintah daerah juga mendorong agar sektor pertanian memiliki ketahanan dalam menghadapi perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.
“Pembangunan pangan tidak boleh hanya melihat kebutuhan hari ini. Kita juga harus memikirkan bagaimana sektor ini menghadapi tantangan ke depan, termasuk perubahan iklim dan kondisi kemarau yang sedang kita hadapi,” jelasnya.
Selain menjaga ketersediaan pangan, Pemkab Berau turut memberikan perhatian terhadap perlindungan lahan pertanian. Pengendalian pemanfaatan lahan dinilai menjadi bagian penting agar kebutuhan pembangunan daerah tetap dapat berjalan tanpa mengorbankan lahan produktif.
Ia menegaskan, pemanfaatan lahan harus dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang. Pemerintah akan terus berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan keberlangsungan sektor pangan.
“Kita ingin pembangunan tetap berjalan, tetapi kemajuan itu tidak boleh mengesampingkan sektor pangan dan pertanian. Pengendalian serta penggunaan lahan harus dilakukan dengan baik agar keduanya bisa berjalan beriringan,” kuncinya. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





