BALIKPAPAN, PORTALBERAU — Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Sulawesi, Gang Buntu, RT 45, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026) sore.
Seorang anak DV (4) meninggal dunia setelah diduga terjebak di lantai dua rumah tersebut.
Sedangkan saudaranya KZ (11), TK (22) dan ayah korban mengalami luka bakar dan dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina. Sementara itu ibu korban RK (37) dikabarkan sempat pingsan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.40 WITA. Petugas langsung mengerahkan sejumlah unit pemadam dari berbagai sektor untuk menjinakkan api.
“Di Jalan Sulawesi atau yang kita kenal dengan Kampung Gang Buntu, di RT 45 ini terjadi kebakaran. Karena kondisi rumah di Gang Buntu ini cukup padat, semua sektor tadi kita keluarkan,” kata Usman di lokasi kejadian.
Menurut dia, sekitar 10 unit pemadam dikerahkan dari enam sektor. Penanganan juga mendapat bantuan dari PHM Pertamina, Brimob Polda Kaltim, Polda Kaltim, serta TNI Angkatan Laut.
Kondisi permukiman yang padat dan akses jalan yang sempit menjadi kendala petugas dalam melakukan pemadaman. Banyaknya warga yang datang untuk melihat kejadian juga membuat proses penanganan di lokasi menjadi lebih sulit.
“Kesulitan kita di lokasi, banyak warga, jadi sedikit sulit petugas melakukan pemadaman,” ujar Usman.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.10 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Namun, dalam proses penanganan, petugas menemukan seorang anak berusia empat tahun yang diduga terjebak di lantai dua rumah.
“Korban sementara informasi terjebak di lantai dua. Rumah yang terbakar saat ini rumah korban saja, satu rumah,” kata Usman.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans relawan dan dibawa ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Namun, anak tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Selain korban meninggal, tiga orang lainnya dilaporkan mengalami luka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Mereka mengalami luka bakar dan luka terbuka.
Ketua RT 45 Kelurahan Karang Rejo, Jumini, mengatakan rumah tersebut dihuni satu keluarga. Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat enam orang di dalam rumah, terdiri dari dua orang tua dan empat anak.
“Enam orang, dua orang tua, empat anak,” ujar Jumini saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan, korban meninggal merupakan cucu dari keluarga yang tinggal di rumah tersebut.
Sementara itu, Lurah Karang Rejo, Budi, mengatakan pihak kelurahan mendapat informasi kebakaran dari Ketua RT 45 melalui sambungan telepon. Setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi bersama Babinsa dan perangkat kelurahan.
“Kami mendapat informasi dari Ketua RT 45 melalui telepon, langsung kita bergerak ke sini. Memang kondisi rumah sudah terbakar,” kata Budi.
Setibanya di lokasi, pihak kelurahan bersama unsur terkait langsung mengamankan warga agar tidak mendekati bangunan yang terbakar.
Budi mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk membantu keluarga korban.
Selain itu, lokasi kebakaran akan dijaga untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara tetap aman hingga proses penyelidikan selesai.
“Kita pastikan kondisi status quo-nya. Kebetulan warga sekitar di sini juga kompak, jadi kita akan jaga kondisi status quo-nya,” ujarnya.
Hingga Rabu malam, BPBD masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Petugas gabungan yang terlibat dalam penanganan antara lain BPBD Kota Balikpapan, pemadam kebakaran dari sejumlah sektor, Pammat Polda Kaltim, PHM Pertamina, TNI Angkatan Laut, Brimob Polda Kaltim, PDAM, PSC 119, PLN, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pemerintah kelurahan dan kecamatan, Linmas, relawan, serta masyarakat setempat. (*/)
Editor: Dedy Warseto





