TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut agar semakin serius menjalankan regulasi terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan kepatuhan terhadap aturan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi, tetapi juga harus diwujudkan melalui kepedulian nyata perusahaan terhadap kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.
“Kami ingatkan untuk perusahaan menjalankan regulasi terkait lingkungan. Bagaimana untuk peduli dengan lingkungannya,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian perusahaan adalah pengelolaan sampah. Pengelolaan limbah dan sampah yang tidak optimal dapat menjadi salah satu indikator yang memengaruhi penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.
Zulkifli menyebut, masih terdapat perusahaan yang memperoleh penilaian merah dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper). Kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya pembenahan dalam sejumlah aspek pengelolaan lingkungan.
“Kenapa ada perusahaan yang terkena Proper merah? Itu karena pengelolaan sampahnya,” jelasnya.
Karena itu, DLHK Berau berharap perusahaan yang belum mendapatkan peringkat hijau dapat menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu fokus pembenahan. Tidak hanya mengejar kepatuhan terhadap ketentuan, perusahaan juga diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Zulkifli menilai keberhasilan menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah memiliki peran dalam pembinaan dan pengawasan, sementara perusahaan berkewajiban memastikan aktivitas operasionalnya tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
“Ini yang kita harapkan untuk perusahaan yang belum memperoleh Proper hijau, untuk peduli dengan pengelolaan sampah,” katanya.
Ia menegaskan, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Perusahaan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan sampah menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Jika dilakukan dengan baik, bukan hanya membantu meningkatkan kinerja perusahaan dalam penilaian Proper, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Kita semua bekerja untuk lingkungan hidup,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





