TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Berau mulai melakukan konsolidasi internal setelah terbentuknya kepengurusan periode 2026-2031.
Pertemuan perdana jajaran pengurus tersebut digelar di SC Resto, Tanjung Redeb, Senin (10/8/26). Agenda ini menjadi langkah awal bagi PKB Berau untuk menyatukan persepsi sekaligus menyusun strategi organisasi menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Berau, Sutomo Jabir, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum awal bagi seluruh pengurus untuk membangun kekompakan. Terlebih, susunan kepengurusan periode kedua yang dipimpinnya turut diisi sejumlah wajah baru yang bergabung bersama kader-kader sebelumnya.
“Ini merupakan pertemuan perdana kepengurusan 2026-2031. Ada pengurus yang sebelumnya sudah bersama PKB, tetapi ada juga teman-teman baru yang bergabung. Karena itu, kita ingin menyamakan persepsi mengenai arah perjuangan dan bagaimana PKB ke depan ditata,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan organisasi akan menjadi salah satu prioritas DPC PKB Berau dalam periode kepengurusan kali ini. Salah satu langkah yang disiapkan ialah merapikan struktur partai mulai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), ranting hingga anak ranting.
Untuk menjalankan proses tersebut, DPC PKB Berau membentuk Tim Pembentukan PAC dan Ranting. Lima orang ditunjuk untuk menggodok serta menyusun struktur organisasi tersebut hingga akhir tahun.
“Saya kira struktur ini harus kita rapikan sejak awal. Tadi sudah disepakati lima nama yang diberi tugas untuk menyusun PAC dan ranting. Mereka akan bekerja sampai akhir tahun sehingga struktur kita benar-benar siap,” jelasnya.
Sutomo menilai, penguatan struktur menjadi kebutuhan penting bagi partai politik yang ingin berkembang secara modern. Dengan organisasi yang tertata hingga tingkat bawah, mesin politik PKB diharapkan semakin siap menghadapi kontestasi politik 2029.
“Organisasi partai yang modern harus memiliki struktur yang rapi. Itu yang akan memastikan mesin partai kita berjalan dan siap bertarung lebih baik pada Pemilu 2029,” katanya.
Terkait kemungkinan perubahan atau pemekaran daerah pemilihan (dapil), Sutomo menegaskan PKB tidak ingin menjadikannya sebagai persoalan. Menurut dia, fokus utama partai adalah memastikan ketersediaan kader potensial di setiap dapil.
“Dapil mau dipecah atau tidak, bagi PKB bukan persoalan. Yang terpenting kita menyiapkan kader di setiap dapil agar mampu meraih satu fraksi, dengan target tiga sampai empat kursi pada pemilu mendatang,” pungkasnya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




