TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Sebanyak 35 pelajar terbaik Kabupaten Berau resmi memulai Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Selama dua pekan ke depan, mereka akan digembleng secara fisik, mental, hingga wawasan kebangsaan sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan Pusdiklat berlangsung di Stadion Mini Teluk Bayur, Selasa (4/8), dan dibuka oleh Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said.
Dalam kesempatannya, M Said menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos dari proses seleksi yang cukup panjang dan kompetitif.
“Selamat kepada anak-anakku yang telah terpilih menjadi Calon Paskibraka Kabupaten Berau Tahun 2026. Untuk sampai di titik ini tentu bukan perjuangan yang mudah. Kalian telah melewati berbagai tahapan seleksi dan membuktikan diri sebagai yang terbaik,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa tugas sebagai Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme.
Dengan waktu latihan yang tersisa sekitar dua pekan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan, para peserta diminta memanfaatkan setiap proses pembinaan untuk memberikan penampilan terbaik pada 17 Agustus mendatang.
“Saya berharap seluruh peserta tetap semangat, menjaga kesehatan, disiplin mengikuti setiap materi, sehingga mampu menampilkan performa terbaik saat mengemban tugas negara nanti,” pesannya.
Dia menjelaskan, proses pembentukan Paskibraka Berau tahun ini diawali dengan seleksi dari tingkat sekolah di wilayah pesisir maupun Tanjung Redeb. Para peserta kemudian mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, parade, hingga seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kesamaptaan.
Dari seluruh tahapan tersebut, terpilih 35 calon Paskibraka yang terdiri atas 17 putra dan 18 putri. Selain itu, Berau juga mengirimkan tiga peserta mengikuti seleksi tingkat nasional. Satu peserta putri berhasil menembus seleksi pusat, meski belum lolos menjadi Paskibraka Nasional dan akhirnya mendapat penugasan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Selama masa Pusdiklat, para calon Paskibraka akan menerima berbagai materi pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, hingga kedisiplinan. Pembinaan melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Kodim 0902/Berau, Polres Berau, Badan Narkotika Kabupaten (BNK), serta instansi terkait lainnya. Adapun pelatihan inti baris-berbaris akan dipandu oleh jajaran TNI dan Polri.
M Said juga meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama tim pelatih memberikan pembinaan secara maksimal agar seluruh peserta siap menjalankan tugas dengan baik.
“Mereka adalah putra-putri terbaik Kabupaten Berau. Saya berharap seluruh tim pelatih dapat membina mereka secara optimal sehingga mampu mengemban amanah sebagai Paskibraka dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





