TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Komitmen PT Berau Coal dan Mitra Kerja yakni PT Pamapersada Nusantara dalam mendukung percepatan penurunan stunting kembali mendapat apresiasi. Perusahaan menerima Piagam Penghargaan Orang Tua Asuh (OTA) GENTING atas partisipasinya dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang digelar di Hotel SM Tower, Tanjung Redeb, Kamis (23/7/26).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata PT Berau Coal dalam mendukung program pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pencegahan dan penanganan stunting.
Sepanjang 2026, PT Berau Coal telah merealisasikan sejumlah program melalui skema OTA GENTING.
Di antaranya pelatihan 25 kompetensi dasar bagi kader Posyandu di Kecamatan Teluk Bayur dan Kecamatan Tepian Buah, bantuan susu dan telur selama tiga bulan bagi balita stunting di Kampung Inaran, pemberian makanan tambahan (PMT) selama 120 hari untuk ibu hamil yang mengalami anemia di Kelurahan Gunung Tabur, hingga penyaluran suplemen penambah darah bagi balita rujukan stunting melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Abdul Rivai.
Community Based Development Superintendent PT Berau Coal, Hery Syaprani, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam Program GENTING merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda pemerintah untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
“Keterlibatan PT Berau Coal dalam Program GENTING juga merupakan bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045,” ujarnya.
Hery mengatakan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kontribusi perusahaan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Bagi perusahaan, penghargaan ini bukan hanya menjadi pengakuan atas kontribusi yang telah diberikan. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi, BKKBN, tenaga kesehatan, pemerintah kampung, kader, serta seluruh pemangku kepentingan dalam program OTA GENTING ini,” bebernya.

Apresiasi juga disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Ia menilai perusahaan yang aktif mendukung program pemerintah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berikan apresiasi kepada Berau Coal yang selalu memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Kami berharap Berau Coal terus memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitarnya, bagi Kalimantan Timur, Kabupaten Berau, dan Indonesia. Sukses selalu untuk Berau Coal,” ucap Rudy.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur Sunarto menjelaskan bahwa GENTING merupakan gerakan yang mengedepankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat tanpa mengandalkan pembiayaan dari APBN maupun APBD.
Menurutnya, pemerintah mengajak seluruh komponen, mulai dari perusahaan, lembaga, organisasi hingga masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam percepatan penurunan stunting.
Ia menilai keterlibatan dunia usaha menunjukkan meningkatnya kesadaran bahwa pembangunan sumber daya manusia berkualitas harus dimulai dari upaya pencegahan stunting sejak dini.
Sunarto berharap semakin banyak perusahaan mengikuti langkah PT Berau Coal dalam mendukung Program OTA GENTING. Menurutnya, semakin luas kolaborasi yang terbangun melalui pendekatan pentahelix, semakin cepat pula target penurunan prevalensi stunting dapat diwujudkan di Kabupaten Berau maupun Kalimantan Timur. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





