TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Tidak banyak yang menyangka, sosok pemuda yang dulu mengaku sulit berbicara di depan umum kini justru dikenal sebagai mahasiswa berprestasi di tingkat nasional. Adalah Naafi Nur Hadhi Rivansyah atau yang akrab disapa Rivan, putra asal Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, yang berhasil membuktikan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan dapat menjadi titik awal perubahan besar dalam hidup seseorang.
Rivan merupakan salah satu penerima Program Beasiswa Lingkar Tambang PT Berau Coal yang dikelola melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal. Berkat program tersebut, ia kini menempuh pendidikan di Program Studi Teknologi Rekayasa Logistik, Politeknik Sinar Mas Berau Coal, dan telah memasuki semester lima.
Perjalanan Rivan tidak selalu berjalan mulus. Saat masih duduk di bangku SMA, ia mengaku sebagai pribadi yang cenderung pasif dan kurang percaya diri. Namun, lingkungan kampus yang mendorong pengembangan kompetensi akademik maupun nonakademik membuatnya perlahan berani keluar dari zona nyaman.
Perubahan itu pun berbuah prestasi. Dalam dua tahun terakhir, Rivan berhasil mengharumkan nama daerah melalui berbagai kompetisi nasional.

Ia meraih Juara I Lomba Esai Nasional PESUT 2025 yang diselenggarakan UKM Jurnalistik Politeknik Negeri Samarinda, Juara III sekaligus Gold Medal pada Lomba Esai Nasional LETIN 6 yang digelar Nusantara Muda, serta Juara II Lomba Esai ForPimawa Tingkat Nasional pada Agustus 2025.
Menurut Rivan, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai pengalaman yang diperoleh selama menjalani pendidikan di Politeknik Sinar Mas Berau Coal.
“Awalnya saya takut berbicara di depan umum. Namun, sejak kuliah setiap semester kami mendapatkan pelatihan berbagai soft skill. Selain itu, saya juga mendapat banyak kesempatan mengikuti organisasi kemahasiswaan. Dari situ saya semakin percaya diri, mengenal banyak orang, dan relasi saya juga semakin luas,” ujarnya.
Tak hanya aktif mengikuti kompetisi, Rivan juga terlibat dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Baginya, organisasi menjadi ruang penting untuk mengasah kemampuan kepemimpinan sekaligus memperluas pengalaman di luar ruang kelas.
“Saya ingin memaksimalkan kesempatan berkuliah di sini karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang. Banyak organisasi kemahasiswaan yang bisa diikuti, ditambah program magang industri yang memberikan pengalaman dan kemampuan secara praktik,” katanya.
Saat ini, Rivan tengah menjalani program magang di Research Center PT Berau Coal. Dalam program tersebut, ia terlibat dalam pengembangan inovasi teknologi yang diharapkan dapat diimplementasikan untuk mendukung operasional perusahaan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas.
“Harapan saya, teknologi yang nantinya bisa digunakan di industri dapat memberikan manfaat, baik bagi perusahaan, lingkungan, maupun kemajuan Kabupaten Berau,” ungkapnya.
Bagi Rivan, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi melalui program beasiswa menjadi pengalaman yang sangat berarti. Selama menempuh pendidikan, seluruh biaya kuliah ditanggung melalui program beasiswa, sehingga ia dapat fokus mengembangkan kemampuan dan prestasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Berau Coal atas kesempatan dan beasiswa yang diberikan. Semoga apa yang saya dan teman-teman lainnya peroleh bisa membawa kemajuan dan kebermanfaatan bagi Kabupaten Berau di masa depan,” tuturnya.
Ia pun mengajak generasi muda Berau untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, berbagai peluang beasiswa yang tersedia saat ini menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak melanjutkan pendidikan. Pemerintah dan perusahaan seperti Berau Coal sudah memberikan peluang yang sangat besar. Tinggal bagaimana kemauan dan tekad untuk memanfaatkannya,” katanya.
Sementara itu, Community Based Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, mengatakan penyelenggaraan Politeknik Sinar Mas Berau Coal beserta Program Beasiswa merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau.
Menurutnya, perusahaan ingin membuka akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri sekaligus mempersiapkan talenta lokal agar mampu bersaing di masa depan.
“Melalui Politeknik Sinar Mas Berau Coal dan Program Beasiswa, kami ingin menghadirkan kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi SDM lokal yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Reza berharap, investasi perusahaan di bidang pendidikan dapat melahirkan generasi muda Berau yang memiliki daya saing tinggi dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun sektor industri.
“Harapannya dapat menciptakan SDM unggul dan berdaya saing, sehingga nantinya mereka mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Berau maupun industri di masa depan,” kuncinya. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





