• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
2AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Ketahanan Pangan Tak Cukup dengan Cetak Sawah, DPRD Minta Petani Diperkuat

admin by admin
4 Juni 2026
in Berau
0
Ketahanan Pangan Tak Cukup dengan Cetak Sawah, DPRD Minta Petani Diperkuat

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Program cetak sawah baru dinilai belum menjadi solusi utama untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau.

DPRD Berau justru mengingatkan agar pemerintah lebih fokus membenahi persoalan yang dihadapi petani sebelum memperluas lahan pertanian.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong, menegaskan bahwa peningkatan kualitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani harus menjadi prioritas dibanding membuka lahan sawah baru.

Menurutnya, perluasan lahan pertanian tidak akan memberikan hasil maksimal apabila produktivitas petani yang ada saat ini masih rendah dan berbagai kebutuhan dasar sektor pertanian belum terpenuhi.

“Jadi fokusnya harus meningkatkan yang sudah ada dulu. Intensifikasi dulu, intensifkan dari petani yang ada untuk kualitasnya,” ujarnya.

Rudi menilai pemerintah perlu mengutamakan program intensifikasi pertanian, yakni meningkatkan hasil panen dari lahan yang sudah tersedia melalui dukungan sarana produksi, teknologi, dan pendampingan kepada petani.

Ia bahkan mengingatkan bahwa program cetak sawah berpotensi tidak berjalan sesuai harapan apabila tidak dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia di sektor pertanian.

“Saya tidak berbicara tentang cetak sawah, tapi peningkatan kualitas hasil pertanian. Intensifikasi, bukan ekstensifikasinya. Kita cetak sawah banyak-banyak, siapa yang menanam, ujung-ujungnya jadi kolam ikan,” katanya.

Menurutnya, persoalan yang saat ini lebih mendesak adalah memastikan petani mudah mendapatkan pupuk, pestisida, serta memiliki akses pasar yang baik untuk menjual hasil panen mereka.

Ia menyebut, dengan dukungan tersebut, produktivitas pertanian dapat meningkat dan sektor pertanian menjadi lebih menjanjikan bagi masyarakat.

“Sekarang bagaimana para petani ini gampang cari pupuk, gampang cari racun, bagaimana petani sekarang gampang menjual hasil produknya. Jadi kalau yang ada ini sudah dioptimalkan, ke depannya kalau ada pencetakan sawah lagi, kualitasnya sudah sesuai,” tuturnya.

Selain itu, Rudi juga menyoroti ancaman berkurangnya jumlah petani akibat minimnya regenerasi. Ia menilai sektor pertanian harus mampu memberikan keuntungan ekonomi yang layak agar menarik minat generasi muda.

“Artinya harus ada regenerasi, ada petani muda-muda baru. Bagaimana anak-anak muda mau jadi petani. Supaya mau dia masuk ke sektor pertanian dan perkebunan, khususnya pertanian sendiri. Jadi petani harus menjanjikan,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik berupa pembukaan lahan baru, tetapi juga memperkuat program edukasi, pendampingan, serta peningkatan kapasitas petani.

Dirinya menuturkan, keberhasilan sektor pertanian tidak ditentukan oleh luas lahan semata, melainkan oleh kualitas petani dan produktivitas hasil yang mampu dihasilkan.

“Pemerintah harus berperan aktif dan terus berupaya mengedukasi petani serta memberikan pendampingan. Indonesia itu dulu negara agraris yang terdiri dari sektor pertanian, bukan sektor pertambangan,” kuncinya. (ADV)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Kesadaran Warga Jadi Tantangan, DLHK Gandeng Kelurahan Bersihkan Titik Sampah Liar

Next Post

Tak Hanya Pasar Murah, Ini Langkah Pemkab Berau Stabilkan Harga Bahan Pokok

admin

admin

Next Post
Tak Hanya Pasar Murah, Ini Langkah Pemkab Berau Stabilkan Harga Bahan Pokok

Tak Hanya Pasar Murah, Ini Langkah Pemkab Berau Stabilkan Harga Bahan Pokok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bupati Berau Sri Juniarsih Tinjau Perbaikan Dermaga Rajanta dan Turap Ahmad Yani

Bupati Berau Sri Juniarsih Tinjau Perbaikan Dermaga Rajanta dan Turap Ahmad Yani

by admin
8 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meninjau langsung proses perbaikan Dermaga Rajanta dan turap di Jalan Ahmad...

Telepon Sahabat Anak Hadir di Berau, Jadi Ruang Aman bagi Anak untuk Melapor

Telepon Sahabat Anak Hadir di Berau, Jadi Ruang Aman bagi Anak untuk Melapor

by admin
8 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau terus memperkuat sistem perlindungan anak dengan menghadirkan ruang pengaduan yang lebih dekat dan mudah...

Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah, Wabup Gamalis Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah

Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah, Wabup Gamalis Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah

by admin
8 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah Berau Tahun 2026 diisi dengan kegiatan jalan sehat yang berlangsung di...

UMKM Berau Diminta Adaptif, Diskoperindag Kenalkan AI untuk Perluas Pasar Produk Lokal

UMKM Berau Diminta Adaptif, Diskoperindag Kenalkan AI untuk Perluas Pasar Produk Lokal

by admin
7 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau mulai diarahkan untuk memanfaatkan teknologi digital...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In