• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
19JunGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Dua Kampung di Berau Berpeluang Dapat Program Rp30 Miliar, KKP Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih

admin by admin
4 Juni 2026
in Advertorial, Berau, Lingkungan
0
Dua Kampung di Berau Berpeluang Dapat Program Rp30 Miliar, KKP Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dua kampung pesisir di Kabupaten Berau berpeluang mendapatkan Program Kampung Nelayan Merah Putih, salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang digagas melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Program tersebut berpotensi menghadirkan pembangunan infrastruktur dan sarana perikanan bernilai hingga Rp20 miliar sampai Rp30 miliar untuk setiap lokasi yang ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, mengatakan Kabupaten Berau telah mengusulkan dua kampung yang dinilai memenuhi persyaratan awal, yakni Kampung Buyung-Buyung di Kecamatan Tabalar dan Kampung Bidukbiduk di Kecamatan Bidukbiduk.

Menurutnya, program tersebut bukan berupa bantuan dana tunai yang disalurkan kepada kampung maupun pemerintah daerah, melainkan pembangunan berbagai fasilitas yang langsung dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui KKP.

“Program ini bentuknya pembangunan fasilitas dan sarana pendukung yang menjadi kegiatan KKP. Nilainya berapa, itu tergantung hasil verifikasi dan kebutuhan di masing-masing lokasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai kawasan perikanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan nelayan dalam satu lokasi. Konsep tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

Lanjutnya, berbagai fasilitas strategis berpeluang dibangun melalui program tersebut, mulai dari tempat pelelangan ikan (TPI), cold storage atau gudang pendingin, dermaga nelayan, stasiun pengisian bahan bakar nelayan, hingga berbagai sarana penunjang lainnya sesuai hasil verifikasi pemerintah pusat.

Tak hanya itu, kawasan tersebut juga dapat dilengkapi fasilitas pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), galangan kapal atau docking, serta bantuan peralatan dan mesin kapal untuk mendukung aktivitas nelayan.

“Semua kebutuhan nelayan akan dipusatkan di satu kawasan. Ini untuk memudahkan aktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Majid menuturkan, peran pemerintah daerah dalam program tersebut sebatas mengusulkan lokasi dan melengkapi data pendukung yang dibutuhkan. Sementara proses penilaian, verifikasi hingga pelaksanaan pembangunan menjadi kewenangan penuh pemerintah pusat.

“Yang kami lakukan adalah mengusulkan kampung yang memenuhi persyaratan, termasuk data jumlah nelayan, aktivitas perikanan dan kesiapan lahan. Selanjutnya diproses oleh KKP,” jelasnya.

Ia menyebut, salah satu syarat utama yang harus dipenuhi calon penerima program adalah ketersediaan lahan minimal satu hektare untuk pembangunan kawasan terpadu.

Berdasarkan hasil inventarisasi dan kajian awal, Kampung Buyung-Buyung dan Kampung Bidukbiduk dinilai memiliki potensi yang cukup besar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Usulan kedua kampung itu telah disampaikan kepada pemerintah pusat sejak Oktober 2025. Selanjutnya, tim dari KKP telah melakukan survei lapangan sebagai bagian dari tahapan verifikasi.

“Hasil verifikasi akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan kawasan, jenis fasilitas yang dibutuhkan, hingga nilai anggaran yang akan dialokasikan,” terangnya.

Meski demikian, hingga kini Pemkab Berau masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait penetapan lokasi penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih.

Majid berharap usulan yang telah diajukan dapat memperoleh persetujuan karena dinilai mampu memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Berau.

“Karena tujuannya untuk memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Tapi seluruh tahapan tetap harus melalui proses verifikasi dari pemerintah pusat,” kuncinya. (ADV)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Pemkab Berau Susun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029, Siapkan Strategi Hadapi Bonus Demografi

Next Post

Kesadaran Warga Jadi Tantangan, DLHK Gandeng Kelurahan Bersihkan Titik Sampah Liar

admin

admin

Next Post
Kesadaran Warga Jadi Tantangan, DLHK Gandeng Kelurahan Bersihkan Titik Sampah Liar

Kesadaran Warga Jadi Tantangan, DLHK Gandeng Kelurahan Bersihkan Titik Sampah Liar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD Berau Minta Perusahaan Utamakan Perlindungan Pekerja di Tengah Dampak Pemangkasan RKAB

DPRD Berau Minta Perusahaan Utamakan Perlindungan Pekerja di Tengah Dampak Pemangkasan RKAB

by admin
4 Juni 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dampak kebijakan pengurangan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan batu bara mulai dirasakan di...

Tak Hanya Pasar Murah, Ini Langkah Pemkab Berau Stabilkan Harga Bahan Pokok

Tak Hanya Pasar Murah, Ini Langkah Pemkab Berau Stabilkan Harga Bahan Pokok

by admin
4 Juni 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat upaya stabilisasi harga bahan pokok penting (Bapokting) melalui sinergi sejumlah...

Ketahanan Pangan Tak Cukup dengan Cetak Sawah, DPRD Minta Petani Diperkuat

Ketahanan Pangan Tak Cukup dengan Cetak Sawah, DPRD Minta Petani Diperkuat

by admin
4 Juni 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Program cetak sawah baru dinilai belum menjadi solusi utama untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau. DPRD...

Kesadaran Warga Jadi Tantangan, DLHK Gandeng Kelurahan Bersihkan Titik Sampah Liar

Kesadaran Warga Jadi Tantangan, DLHK Gandeng Kelurahan Bersihkan Titik Sampah Liar

by admin
4 Juni 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Persoalan sampah liar masih menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau. Meski...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In