TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Dua warga yang dilaporkan hilang di hutan Meraang STA 19, Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, akhirnya ditemukan dalam keadaan hidup setelah empat hari pencarian oleh tim gabungan.
Laporan orang hilang diterima pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 07.30 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban bersama saksi telah berada di hutan selama 16 hari untuk mencari gaharu.
Komandan Regu Posko Labanan Disdamkar Berau, Dwi Susilo menjelaskan jika lada Kamis, 21 Mei 2026 sekitar pukul 11.30 WITA, saat hendak kembali ke pondok, kedua korban tidak kunjung kembali.
“Saksi bernama Marzoan, 20 tahun, warga suku Lombok asal Jalan Mojo Labanan Makmur, melakukan pencarian mandiri hingga Sabtu namun tidak membuahkan hasil,” ungkapnya.
Saksi kemudian pulang ke Labanan untuk meminta bantuan. Hingga Minggu, warga dan keluarga belum menemukan keberadaan kedua korban, sehingga laporan diteruskan ke Pospol Labanan.
Kedua korban diketahui bernama Paharudin (57) tahun, petani asal suku Lombok, dan Sawaludin, 44 tahun, petani asal suku Lombok, keduanya beralamat di Jalan Mojo Labanan Makmur, Kabupaten Berau.
Pencarian dimulai Minggu, 25 Mei 2026 dengan mengumpulkan informasi dari saksi dan keluarga serta mengecek lokasi pondok di KM 19 STA Meraang.
“Pada hari kedua tim yang terdiri dari 2 personel Pospol Labanan, 6 personel Disdamkarmat Berau, 4 personel Redkar, dan 30 warga/keluarga melakukan penyisiran namun hasilnya masih nihil,” tambahnya.
Pencarian hari ketiga, melibatkan 2 personel Pospol Labanan, 1 personel Babinsa, 6 personel Disdamkarmat Berau, 4 personel Redkar, dan 30 warga/keluarga. Hasilnya kembali nihil.
Korban baru ditemukan pada hari keempat, Rabu 28 Mei 2026. Tim gabungan menemukan kedua korban di seberang Sungai Inaran, sekitar 13 km dari pondok, dalam kondisi hidup dan selamat. Berdasarkan pengakuan korban, keduanya tersesat di dalam hutan.
“Setelah ditemukan, tim gabungan bersama masyarakat segera membawa korban ke Puskesmas Labanan untuk pemeriksaan kesehatan,” ucapnya.
Unsur tim yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Polri dari Pospol Labanan, TNI Babinsa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau, Redkar, Pemerintah Kampung, masyarakat dan keluarga, serta ex Tim Rescue Respon Time, Untung Budiono. (*/)





