TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – PT Mitra Samudera Kreasi (PT MSK) menggelar sosialisasi Wilayah Tertentu di Perairan yang Berfungsi sebagai Pelabuhan (WTDP) Muara Pantai, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Jum’at (13/3/26) di Ball Room Mercure Tanjung Redeb.
Kegiatan ini menjadi langkah penting sebelum pengoperasian kawasan tersebut sebagai fasilitas pelabuhan untuk mendukung aktivitas maritim di wilayah pesisir Berau.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, Lister Martupa Gurning, mengatakan bahwa pengembangan WTDP di Muara Pantai merupakan bagian dari upaya meningkatkan arus kegiatan transportasi laut dan mendukung perkembangan sektor maritim di daerah.
“Pengembangan WTDP di Muara Pantai merupakan peningkatan arus kegiatan di perairan Kabupaten Berau. Dengan adanya penyediaan fasilitas pelabuhan, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan maritim, tidak hanya di daerah tetapi juga secara nasional,” ujar Lister dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum fasilitas tersebut resmi beroperasi. Ia menjelaskan bahwa proses administrasi hingga perizinan lingkungan telah dilalui sebelumnya.
“Sosialisasi ini menjadi upaya memastikan kesamaan pemahaman antara regulator dan seluruh pihak terkait sebelum pengoperasian dilakukan. Sebelumnya, seluruh proses administrasi hingga perizinan lingkungan telah dilaksanakan,” jelasnya.
Lister juga menegaskan bahwa penetapan tarif layanan di kawasan WTDP telah melalui tahapan uji coba oleh lembaga terkait dan diputuskan oleh direksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, perusahaan pengelola diharapkan dapat melengkapi fasilitas pendukung serta memastikan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan operasional.
“Tarif telah ditetapkan oleh direksi setelah adanya uji coba dari lembaga terkait. Kami juga mengharapkan adanya fasilitas yang harus dilengkapi oleh perusahaan, serta memastikan aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam operasional,” tegasnya.
Ia berharap pengelolaan WTDP Muara Pantai ke depan dapat berjalan secara sinergis antara pemerintah dan pihak swasta.
“Kami berharap sinergi ke depan dapat berjalan dengan baik dan wilayah ini dapat dikelola secara optimal. Sosialisasi ini diharapkan menghasilkan pemahaman bersama antara regulator dan pihak perusahaan,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur PT Mitra Samudera Kreasi (PT MSK), Okke Permadhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
“PT Mitra Samudera Kreasi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia beserta jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang mengikuti acara ini, baik secara langsung maupun melalui daring,” terangnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, serta pelaku usaha di sektor maritim yang turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pengembangan WTDP Muara Pantai.
Okke menjelaskan bahwa kegiatan ini dilandasi oleh Perjanjian Konsesi antara KUPP Kelas II Tanjung Redeb dengan PT MSK mengenai pengusahaan wilayah tertentu di perairan yang berfungsi sebagai pelabuhan di Muara Pantai.
Sebelum penandatanganan perjanjian konsesi tersebut, PT MSK telah melalui tahapan pelelangan mitra kerja sama yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia hingga akhirnya ditetapkan sebagai mitra kerja sama pengusahaan WTDP Muara Pantai.
Area konsesi tersebut juga telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 14 Tahun 2023 tentang Penetapan Lokasi Wilayah Tertentu di Perairan yang Berfungsi sebagai Pelabuhan di Perairan Muara Pantai, Kabupaten Berau.
“PT MSK berkomitmen untuk melaksanakan amanah ini dengan menjamin kelancaran kegiatan alih muat di area konsesi, menyiapkan sistem yang terintegrasi dengan sistem kementerian, serta mengutamakan keselamatan kerja di area WTDP Muara Pantai,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan operasional WTDP sangat bergantung pada dukungan seluruh pemangku kepentingan di sektor maritim.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi menuju pengoperasian WTDP Muara Pantai yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




