• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
8JulGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

ADK Berau Turun Drastis, DPMK Inventarisir Beban 100 Kampung dan Buka Opsi Alihkan ke OPD

admin by admin
28 Februari 2026
in Berau
0
ADK Berau Turun Drastis, DPMK Inventarisir Beban 100 Kampung dan Buka Opsi Alihkan ke OPD

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Anggaran Dana Kampung (ADK) Kabupaten Berau tahun ini mengalami penurunan signifikan.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mengungkapkan total ADK yang sebelumnya mencapai Rp320 miliar kini tersisa Rp145 miliar.

“Kalau dulu 44 kampung bisa menerima Rp2 miliar sampai Rp3 miliar lebih, sekarang 47 kampung rata-rata hanya menerima sekitar Rp1,2 miliar. Yang paling tinggi Rp3 miliar itu Kampung Tanjung Batu,” jelasnya.

Penurunan drastis ini, lanjutnya, berdampak langsung pada kemampuan kampung dalam membiayai berbagai program.

Apalagi sejak 2024, kata dia, bantuan keuangan khusus untuk RT, Kepala Dusun (KP), LPM, hingga Karang Taruna sudah dipisahkan dari skema ADK, meski tetap tercatat dalam APBK.

Ia mencontohkan, satu kampung dengan 11 RT harus mengalokasikan Rp550 juta hanya untuk insentif RT (11 x Rp50 juta). Beban tersebut belum termasuk insentif PAUD, TPA, dai, imam, pendeta, santunan kematian, hingga bantuan kemiskinan.

“Beban ADK semakin berat. Apalagi ada kewajiban pematangan lahan, pemasangan listrik dan air yang tidak ter-cover dalam pembangunan fisik,” ujarnya.

Tak hanya ADK, dana desa dari pusat juga belum sepenuhnya tersalurkan. Dari total sekitar Rp87 miliar, baru Rp32,5 miliar yang turun. Bahkan, sesuai arahan pusat terkait program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dana desa disebut akan dipotong selama enam tahun anggaran, sehingga dana yang benar-benar diterima kampung hanya berkisar Rp200-300 juta.

Menghadapi kondisi ini, DPMK bersama Sekda dan sejumlah OPD telah menggelar rapat untuk memetakan ulang beban pengeluaran seluruh kampung. Sebanyak 100 kampung diminta menyerahkan data detail pengeluaran program wajib maupun program lainnya.

“Nanti kebijakannya akan kami serahkan ke TAPD. Ada opsi beberapa beban yang selama ini ditanggung ADK bisa dialihkan ke OPD karena terlalu berat jika semuanya dibebankan ke kampung,” jelasnya.

Namun, Tenteram meminta para kepala kampung bersabar karena seluruh kebijakan membutuhkan proses dan finalisasi.

Dalam pembagian ADK, DPMK tetap mempertimbangkan variabel luas wilayah, jumlah penduduk, angka kemiskinan, serta indeks kesulitan geografis. Selain itu, kampung berprestasi juga mendapatkan tambahan anggaran.

“Tahun lalu ada 15 kampung yang mendapat penghargaan. Mereka bisa memperoleh tambahan hingga Rp400 juta. Mudah-mudahan ini bisa memotivasi kampung lain,” katanya.

Di tengah keterbatasan anggaran, harapan kini tertuju pada dana karbon atau FCPF. Tenteram menyebut, informasi sementara menyebutkan nilai dana karbon tahun ini berpotensi lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang sekitar Rp300 miliar lebih.

“Katanya bisa lebih besar, bahkan ada yang menyebut sampai Rp1 miliar per kampung. Kita doakan saja bisa segera terealisasi,” ucapnya.

Namun, ia menegaskan pencairan tahap berikutnya tetap bergantung pada evaluasi pertanggungjawaban tahap pertama serta kinerja pengelolaan, termasuk mempertimbangkan kondisi luasan hutan yang menjadi indikator utama.

“Kita tetap dievaluasi. Jadi tidak otomatis sama seperti tahun lalu,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Soroti Dinamika Batas Kampung, Sekda Berau, M Said “Kalau Sudah Sepakat, Jangan Diganggu Lagi”

Next Post

Polsek Tanjung Redeb Amankan Penjual Miras Selama Ramadan

admin

admin

Next Post
Polsek Tanjung Redeb Amankan Penjual Miras Selama Ramadan

Polsek Tanjung Redeb Amankan Penjual Miras Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verifikasi Lapangan Dimulai, Berau Perkuat Langkah Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Menuju Status Nasional

Verifikasi Lapangan Dimulai, Berau Perkuat Langkah Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Menuju Status Nasional

by admin
8 Juli 2026
0

BATU PUTIH, PORTALBERAU – Proses penetapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai Geopark Nasional memasuki tahapan penting. Tim Verifikator Geopark Nasional bersama tim...

Disdik Berau Bidik PAD Lewat Aset Pendidikan, Lahan Sekolah Disiapkan Jadi Sumber Pendapatan Baru

Disdik Berau Bidik PAD Lewat Aset Pendidikan, Lahan Sekolah Disiapkan Jadi Sumber Pendapatan Baru

by admin
8 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga mulai mengoptimalkan...

Berau Optimistis Raih Status Geopark Nasional, Tim Asesor Mulai Telusuri Geosite Unggulan

Berau Optimistis Raih Status Geopark Nasional, Tim Asesor Mulai Telusuri Geosite Unggulan

by admin
8 Juli 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Proses penilaian Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menuju status geopark nasional memasuki tahapan penting. Tim asesor dijadwalkan mulai melakukan peninjauan...

Ketika Jalan Baru Membuka Harapan, PT Berau Coal Permudah Langkah Petani Kakao Gurimbang

Ketika Jalan Baru Membuka Harapan, PT Berau Coal Permudah Langkah Petani Kakao Gurimbang

by admin
8 Juli 2026
0

SAMBALIUNG, PORTALBERAU - Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di RT 7 Kampung Gurimbang, Kabupaten Berau, menjadi angin segar bagi para...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In