• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
19FebGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Serapan Gabah Naik Signifikan, Ketahanan Pangan Berau Kian Menguat

admin by admin
in Berau
0
Serapan Gabah Naik Signifikan, Ketahanan Pangan Berau Kian Menguat

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Perusahaan Umum (Perum) Bulog Berau berhasil menyerap gabah kering petani sepanjang 2025 lalu lebih dari 1.000 ton atau melampaui target awal 700 ton.

Memasuki Januari 2026, realisasi penyerapan kembali berjalan dengan capaian awal 49 ton dan dipastikan terus bertambah seiring panen di sejumlah kampung sentra produksi padi di Kabupaten Berau.

Kepala Operasional Bulog Berau, Ade Anggoro, mengatakan capaian tahun lalu didominasi pasokan dari wilayah sentra pertanian seperti Buyung-Buyung dan Semurut. Sementara pada awal 2026, gabah yang sudah masuk ke gudang Bulog berasal dari Buyung-Buyung, Melati Jaya, Merancang Ilir, dan Semurut.

“Kalau target 2025 itu 700 ton dan sudah terlampaui. Tahun ini targetnya pasti naik, hanya saja untuk angka pastinya kami masih menunggu penetapan,” ujarnya.

Lanjutnya, secara nasional, target penyerapan gabah kering pada 2026 dipatok mencapai 4 juta ton. Bulog Berau pun optimistis dapat berkontribusi lebih besar, terlebih pola tanam petani mulai diarahkan menjadi tiga kali panen dalam setahun. Sebelumnya, mayoritas lahan sawah di Berau hanya menghasilkan dua kali panen.

“Sekarang sedang digalakkan tiga kali panen. Kalau produksi meningkat, tentu serapan juga berpotensi bertambah,” jelasnya.

Tercatat ada sembilan kampung yang rutin menjual gabah kering ke Bulog Berau, yakni Bebanir Bangun, Gurimbang, Buyung-Buyung, Tanjung Perangat, Merancang Ilir, Merancang Ulu, Semurut, Labanan Jaya, dan Melati Jaya. Bulog juga membuka peluang kerja sama bagi kampung lain, dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Ade menegaskan Bulog tidak sekadar membeli gabah, tetapi memastikan proses lanjutan hingga menjadi beras sesuai standar kualitas. Karena itu, kampung atau kelompok tani yang ingin bermitra diharapkan memiliki fasilitas penggilingan padi, lantai jemur, serta ayakan yang memadai.

“Kami tidak hanya membeli gabah, tapi harus bisa diolah menjadi beras. Minimal ada penggilingan dan sarana penunjang. Kami juga mendorong adanya lumbung padi untuk meminimalisir kerusakan saat penyimpanan,” katanya.

Ia menyebut, adapun standar beras medium yang disimpan di gudang Bulog mengacu pada ketentuan kualitas, di antaranya kadar air maksimal 14 persen, butir patah maksimal 25 persen, derajat sosoh 95–100 persen, serta butir menir maksimal 2 persen. Setelah diolah, beras kemudian disalurkan dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dirinya juga menjelaskan, distribusi dilakukan dengan sistem first in first out, yakni beras yang lebih dulu masuk akan lebih dulu disalurkan. Di tingkat konsumen, beras SPHP dijual dengan harga Rp11.300 per kilogram, sementara harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan Rp65.500 per 5 kilogram.

Ia memastikan hingga kini tidak ditemukan agen yang menjual beras SPHP di atas HET. Bahkan dalam kondisi tertentu, sejumlah agen menjual di bawah harga yang ditetapkan agar stok lebih cepat terserap pasar.

“Kalau ada pasar murah, kami juga pasti jual di bawah HET,” ungkapnya.

Ade berharap penyerapan gabah petani terus meningkat, tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani, tetapi juga sebagai langkah strategis memastikan ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi masyarakat Berau sepanjang 2026. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

CSR, Jalan Poros, dan Air Bersih Jadi PR Besar di Harapan Jaya

Next Post

Gedung Pemerintah Ditarget Tak Mangkrak, DPUPR Tunggu Kepastian Anggaran 2026

admin

admin

Next Post
Gedung Pemerintah Ditarget Tak Mangkrak, DPUPR Tunggu Kepastian Anggaran 2026

Gedung Pemerintah Ditarget Tak Mangkrak, DPUPR Tunggu Kepastian Anggaran 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dorong Pemerintah Cari Solusi Atasi Akses Jalan 2 RT di Kampung Tasuk

Dorong Pemerintah Cari Solusi Atasi Akses Jalan 2 RT di Kampung Tasuk

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Sudah hampir 5 hingga 6 tahun masyarakat yang ada di RT 5 dan RT 6 Kampung...

Sumadi Usul Sistem Paket pada Pembangunan Fisik di Tengah Gejolak Efisensi

Sumadi Usul Sistem Paket pada Pembangunan Fisik di Tengah Gejolak Efisensi

by admin
0

TANJUNG REDRB, PORTALBERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyampaikan pandangannya terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berjalan. Ia...

Dispora Berau Jelaskan Mekanisme Aset dan Hibah Pembangunan Lapangan di Kampung

Dispora Berau Jelaskan Mekanisme Aset dan Hibah Pembangunan Lapangan di Kampung

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau menjelaskan mekanisme pengelolaan aset serta proses hibah terkait pembangunan...

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Apresiasi Berau Coal Run 2026, Dorong Jadi Agenda Tahunan dan Sarana Promosi Wisata

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Apresiasi Berau Coal Run 2026, Dorong Jadi Agenda Tahunan dan Sarana Promosi Wisata

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Berau Coal Run 2026 yang dinilai membawa...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In