TELUK BAYUR, PORTALBERAU – Anggota DPRD Kabupaten Berau, Rudi P. Mangunsong, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 pada Senin malam (9/2/26) di Jalan M. Iswahyudi, Gang Angsa RT 03,
Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan langsung aspirasi terkait kondisi infrastruktur lingkungan permukiman.
Dalam dialog bersama masyarakat, persoalan akses jalan dan sistem drainase menjadi keluhan utama yang disampaikan warga Gang Angsa. Kondisi jalan yang belum memadai dinilai menghambat aktivitas warga, terutama saat musim hujan.
Ketua Komisi II DPRD Berau itu pun menyampaikan bahwa Gang Angsa sebenarnya masuk dalam wilayah perkotaan. Oleh karena itu, sudah seharusnya infrastruktur di kawasan tersebut mendapat perhatian dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Ternyata Gang Angsa ini merupakan wilayah kota, jadi kami sebagai DPRD di daerah pemilihan ini akan fokus agar bagaimana jalan di permukiman ini bisa tersentuh oleh OPD terkait,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini penanganan jalan di gang tersebut sebagian besar masih mengandalkan aspirasi dari anggota DPRD. Meskipun hal itu merupakan bagian dari tanggung jawab wakil rakyat, kondisi tersebut menunjukkan perlunya peran lebih aktif dari instansi teknis pemerintah daerah.
“Selama ini gang hanya tersentuh melalui aspirasi kami. Walaupun itu memang menjadi tanggung jawab kami, tapi dalam reses yang kesekian kalinya, hal itu juga yang masih dikeluhkan masyarakat,” jelasnya.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Rudi menegaskan akan melakukan koordinasi dengan ketua RT setempat untuk memperjuangkan perbaikan akses jalan sekaligus drainase agar dapat direalisasikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Maka kami akan berkoordinasi dengan RT setempat agar bagaimana akses jalan dan drainase ini bisa kita perjuangkan bersama,” tegasnya.
Terkait keterbatasan anggaran, Rudi mengakui bahwa kondisi keuangan daerah pada tahun ini tidak terlalu leluasa. Namun demikian, ia memastikan masih terdapat ruang anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Untuk tahun ini memang anggaran terbatas, namun tetap ada. Jadi tidak menutup kemungkinan permasalahan ini bisa direalisasikan,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan akan tetap ada kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui jalur aspirasi DPRD, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Yang pasti akan ada kegiatan-kegiatan yang akan kita lakukan melalui aspirasi kami. Anggaran sebelumnya juga sudah pernah kita berikan melalui aspirasi,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





