TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan akses jaringan telekomunikasi di kawasan wisata, khususnya di wilayah yang hingga kini belum teraliri listrik.
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa pihaknya telah diminta untuk berkoordinasi dengan PLN Berau guna menindaklanjuti rekomendasi tersebut.
Koordinasi itu telah dilakukan sebagai bagian dari upaya mencari solusi terhadap keterbatasan infrastruktur pendukung jaringan telekomunikasi.
“Kami diminta berkoordinasi dengan PLN Berau berdasarkan rekomendasi dari BPK Wilayah Kaltim, dan itu sudah kita lakukan,” ujar Didi pada Kamis (5/2/26).
Ia menjelaskan, berdasarkan data yang disampaikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, terdapat 13 titik destinasi wisata yang membutuhkan jaringan telekomunikasi. Namun, seluruh lokasi tersebut saat ini belum memiliki akses listrik.
“Berdasarkan data dari Disbudpar, ada 13 titik wisata yang memerlukan jaringan. Tetapi memang 13 lokasi wisata itu semuanya belum teraliri listrik,” jelasnya.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penyediaan jaringan telekomunikasi. Didi menyebutkan, hasil kajian dari PLN menunjukkan bahwa pemasangan jaringan listrik konvensional ke lokasi-lokasi tersebut belum memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.
“Kalau melihat data dari PLN, memang lokasi-lokasi itu tidak dapat dipasangi jaringan listrik karena jaraknya yang jauh dan harus melewati kawasan hutan,” katanya.
Dengan keterbatasan tersebut, Diskominfo Berau kini tengah mempertimbangkan alternatif teknologi agar kebutuhan jaringan telekomunikasi di kawasan wisata tetap dapat dipenuhi. Salah satu opsi yang memungkinkan adalah pemanfaatan teknologi radio sebagai solusi sementara.
“Sehingga untuk sementara ini memang belum bisa dipasangi jaringan listrik. Jika dalam perencanaannya menggunakan radio, maka itu yang akan kami lakukan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Diskominfo Berau berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik agar peningkatan jaringan telekomunikasi di daerah wisata tetap berjalan.
Menurutnya, ketersediaan jaringan menjadi faktor penting dalam mendukung promosi pariwisata, keamanan wisatawan, serta kenyamanan pengelola destinasi.
“Kami akan terus berupaya memastikan peningkatan jaringan telekomunikasi. Jadi rekomendasi dari BPK tersebut sudah kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Ke depan, Diskominfo Berau akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait serta pihak penyedia layanan untuk menyusun perencanaan yang paling memungkinkan diterapkan di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





