TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam memperkecil ketimpangan infrastruktur terus digencarkan.
Sepanjang tahun 2025, penanganan jalan dan jembatan di wilayah Bumi Batiwakkal mencapai total lebih dari 170 kilometer.
Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau mencatat, total ruas jalan dan jembatan yang ditangani tahun lalu mencapai 170,987 kilometer atau setara 170.987,88 meter.
Pekerjaan tersebut mencakup berbagai jenis konstruksi dan tersebar di sejumlah wilayah kabupaten.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan akumulasi pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Murni maupun APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
“Itu keseluruhan penanganan yang kami lakukan selama 2025, baik dari anggaran murni maupun APBD-P,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Secara rinci, penanganan jalan beraspal tercatat sepanjang 26.599,51 meter. Sementara konstruksi beton atau rigid pavement mencapai 33.171,39 meter.
Selain itu, pekerjaan timbunan pilihan dilakukan sepanjang 68.633,88 meter dan timbunan biasa sepanjang 18.405,30 meter.
Tak hanya fokus pada badan jalan, DPUPR Berau juga menangani berbagai infrastruktur pendukung.
Pembangunan dan perbaikan saluran, dinding penahan tanah (DPT), pasangan batu, hingga box culvert mencapai total panjang 24.177,80 meter.
“Seluruh pekerjaan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan daya tahan infrastruktur jalan,” singkatnya.
Sebelumnya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, jalan bukan hanya berkaitan dengan kelancaran aktivitas masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor pariwisata.
“Kami terus memberi perhatian, khususnya pada akses menuju kawasan wisata. Meski di tengah kebijakan efisiensi, solusi tetap kami upayakan,” ujarnya.
Sri Juniarsih juga menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada jalur darat.
Akses transportasi udara turut dibenahi sebagai bagian dari komitmen Pemkab Berau menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan daerah.
“Kita patut bersyukur karena penerbangan langsung ke Maratua sudah tersedia. Harapannya, ke depan seluruh kebutuhan pendukung pariwisata bisa terus kita lengkapi,” tandasnya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




