TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Yayasan Emas Nusantara selaku pelaksana dari event budaya yang akan dilaksanakan bertajuk 7 Banua Fest menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan oleh DPRD Berau di Ruang Rapat Gabungan Komisi pada Senin (26/1/26).
Diketahui bahwa 7 Banua Fest merupakan gagasan anak muda dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Berau. Bahkan, dalam rapat tersebut yayasan ini telah memaparkan master plan pelaksanaan setiap tahun hingga 2030 mendatang. Event ini juga akan menjadi salah kegiatan kebudayaan dengan target rekor muri.
Baik sumber anggaran dan kesiapan mereka. Pada tahun 2026 ini event yang mengangkat sejarah Banua Kabupaten Berau ini hanya mengharapkan anggaran mandiri dan pihak ketiga. Terlebih pelaksanaan akan dilakukan pada September 2026 mendatang.
Tujuan RDP ini ialah puhak Yayasan Emas Nusantara ingin melakukan koordinasi terkait tanggal pelaksanaan hingga rekomendasi agar pihak ketiga dapat membantu berjalannya kegiatan ini.
Saat dikonfirmasi setelah Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto menyampaikan bahwa rapat memiliki beberapa hasil yang nantinya akan ditindaklanjuti. Salah satunya apresiasi terhadap event budaya yang ada di Kabupaten Berau termasuk 7 Banua Fest.
“DPRD dan Pemerintah Daerah mendukung dan mengapresiasi even budaya yang akan dilaksanakan oleh Panitia pelaksana 7 Banua Fest dalam rangka mendukung Visi Misi Kabupaten Berau,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bagaimana kolaborasi sangat diperlukan dalam pelaksanaan 7 Banua Fest ini. Apalagi tujuannya ialah mempromosikan wisata Kabupaten Berau.
“Perlu adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Berau dan Panitia Pelaksana 7 Banua Fest dalam mempromosikan wisata Budaya baik terhadap materi maupun jadwal pelaksanaan,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Warji menyebutkan bahwa tujuan dari 7 Banua Fest ini sangat baik. Serta menjadi salah satu yang perlu di berikan dukungan.
“Visi dari 7 Banua Festival cukup bagus, tapi untuk di tahun 2026 terdapat beberapa kegiatan yang sudah masuk dalam kalender event dan banyak rangkaian yang juga sejenis,” ujarnya.
“Ini yang perlu kita sinkronisasi dan berpotensi berkolaborasi. Jika terdapat ide dari mereka ini yang nanti bisa kita gunakan,” sambungnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau selalu terbuka terhadap segala hal yang menunjang Pariwisata di Kabupaten Berau.
“Kami mendukung tentunya dengan kegiatan ini,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Perwakilan Yayasan Emas Nusantara, Ajad Sudrajat menyampaikan bahwa dalam RDP pihaknya mendapatkan respon yang baik dari anggota DPRD hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau.
“Alhamdulillah tanggapan dari legislatif dan mendapatkan dukungan dan mengapresiasi penuh, terhadap ide-ide anak muda Berau yang ingin menggelar festival kebudayaan,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, event ini bukan hanya dilakukan secara sendiri. Akan tetapi, dilakukan bersama para penggiat paguyuban yang ada di Kabupaten Berau.
“Agar jelas secara kebudayaan kami tentunya ekerjasama dengan pihak-pihak organisasi dan paguyuban budaya atau suku yang ada di Kabupaten Berau,” katanya.
Kesiapan menjadi kunci 7 Banua Fes ini berjalan. Sebab, kata dia kegiatan ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh besar kebudayaan di Indonesia maupun luar negeri.
“Bahkan pada 7 Banua Festival ini jika kesiapan kegiatan ini matang, maka rencananya akan dihadiri oleh Kesultanan yang berasal dari luar negeri,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




