TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Berau belum dapat direalisasikan pada tahun ini. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Sosial mengakui belum mendapatkan jatah pembangunan dari pemerintah pusat karena keterbatasan kesiapan lahan yang menjadi salah satu syarat utama.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi, mengatakan hingga saat ini Pemkab Berau masih melakukan berbagai persiapan agar program tersebut dapat terwujud di tahun-tahun mendatang.
Meski belum memiliki Sekolah Rakyat sendiri, Pemkab Berau tetap berupaya memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mengakses pendidikan melalui skema pengiriman siswa ke Sekolah Rakyat milik Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda.
“Untuk Sekolah Rakyat di Berau, karena lahannya belum siap, jadi tahun ini kita memang belum dapat jatah pembangunan dari pusat,” ujar Iswahyudi saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/26).
Sebagai solusi sementara, Dinsos Berau telah mengirimkan sejumlah anak untuk bersekolah di Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Timur yang berada di Samarinda sejak tahun 2025 lalu. Total terdapat 11 anak yang diberangkatkan, dengan rincian tiga siswa tingkat SMP dan sembilan siswa tingkat SMA.
“Walaupun kita belum punya Sekolah Rakyat sendiri, anak-anak tetap kita fasilitasi. Tahun 2025 kemarin ada 11 anak yang kita kirim ke Samarinda, terdiri dari tiga SMP dan sembilan SMA,” jelasnya.
Iswahyudi menyebutkan, anak-anak tersebut merupakan hasil seleksi dari keluarga tidak mampu yang memenuhi kriteria program Sekolah Rakyat. Seluruh kebutuhan pendidikan dan asrama mereka ditanggung sesuai dengan ketentuan program.
Ia juga menjelaskan bahwa pada akhir tahun lalu, para siswa sempat dipulangkan ke Berau untuk menjalani masa libur akhir tahun bersama keluarga. Setelah masa libur selesai, mereka kembali dijemput untuk melanjutkan pendidikan di Samarinda.
“Kemarin akhir tahun mereka sempat libur dan dipulangkan ke Berau. Lalu tanggal 3 Januari sudah dijemput kembali untuk melanjutkan sekolah di Samarinda,” terangnya.
Lebih lanjut, Iswahyudi berharap Sekolah Rakyat di Kabupaten Berau dapat terwujud dalam beberapa tahun ke depan.
Saat ini, Dinsos bersama perangkat daerah terkait masih berupaya menyiapkan lahan serta kelengkapan administrasi agar dapat mengusulkan kembali pembangunan ke pemerintah pusat.
“Harapan kami, semua persyaratan bisa segera terpenuhi dan Sekolah Rakyat di Berau bisa terwujud. Mudah-mudahan di tahun 2027 nanti sudah bisa direalisasikan,” katanya.
Menurut Iswahyudi, keberadaan Sekolah Rakyat sangat penting untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Berau. Ia menegaskan, Pemkab Berau berkomitmen mendukung penuh program tersebut demi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Ini program yang sangat membantu masyarakat. Jadi kami akan terus berupaya agar Berau juga bisa memiliki Sekolah Rakyat sendiri,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





