TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau maupun dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Program ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha perorangan agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa terdapat dua skema bantuan UEP yang selama ini berjalan di Kabupaten Berau, yakni bantuan yang bersumber dari provinsi dan dari APBD kabupaten. Beberapa kampung bahkan telah lebih dulu merasakan manfaat program tersebut.
“Mereka sudah diberikan bantuan berupa uang dan memang sudah tahu akan digunakan untuk apa modal tersebut,” ujar Iswahyudi saat ditemui, baru-baru ini.
Ia menegaskan, bantuan UEP difokuskan kepada pelaku pengusaha perorangan, khususnya masyarakat yang membutuhkan dukungan modal usaha. Program ini juga dirancang berbasis wilayah kampung atau kelurahan, sehingga penyalurannya dilakukan melalui pemerintah setempat agar lebih tepat sasaran.
“Bantuan ini ditujukan kepada pelaku usaha perorangan. UEP ini biasanya berbasiskan kepada kampung atau lurah. Jadi kalau ada permintaan, pasti kita lakukan melalui kampung atau kelurahan,” jelasnya.
Untuk bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Berau pada tahun anggaran 2025, Dinsos Berau telah menetapkan sasaran penerima sebanyak 90 pelaku usaha. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada pelaku usaha yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Berau.
“Melalui APBD Kabupaten Berau di tahun 2025 ini, bantuan UEP diperuntukkan untuk 90 pelaku usaha yang berada di empat kecamatan,” katanya.
Namun demikian, Iswahyudi mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, bantuan UEP yang bersumber dari APBD Kabupaten Berau tidak lagi dialokasikan. Meski begitu, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur masih tetap tersedia bagi masyarakat Berau.
“Untuk tahun 2026 memang tidak ada UEP dari APBD Kabupaten Berau. Tetapi dari provinsi masih ada, dengan jumlah sekitar 100 pengusaha. Hanya saja bantuannya bukan berupa uang, melainkan dalam bentuk barang,” ungkapnya.
Dinsos Berau berharap, melalui program UEP baik dari provinsi maupun kabupaten, pelaku usaha kecil di Kabupaten Berau dapat meningkatkan produktivitas usahanya, memperkuat perekonomian keluarga, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





