TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinamika birokrasi tengah berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama saat ini masih kosong menyusul masuknya beberapa pejabat definitif ke masa pensiun.
Meski demikian, Pemkab Berau memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal melalui mekanisme pelaksana tugas (Plt).
Dalam kesempatannya, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa kekosongan jabatan tersebut tidak boleh berdampak pada kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Karena itu, kata dia, penunjukan Plt dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pelayanan dan pengambilan keputusan administratif.
“Beberapa jabatan ditinggalkan pejabat definitif karena pensiun. Untuk sementara diisi Plt agar pelayanan tidak terganggu,” ungkapnya.
Lanjutnya, sejumlah posisi strategis yang saat ini masih diisi Plt antara lain Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Camat Bidukbiduk.
Jabatan Plt Kepala BKPSDM kini dijabat oleh Jaka Siswanta, sementara Plt Kepala Disbudpar diemban oleh Warji.
Menurut Said, keberadaan Plt menjadi instrumen penting dalam masa transisi kepemimpinan birokrasi. Selain memastikan fungsi organisasi tetap berjalan, Plt juga berperan menjaga ritme pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan sebelumnya.
“Penunjukan Plt ini sifatnya sementara, sambil kita mempersiapkan seleksi pengisian jabatan definitif sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Di sisi lain, ia menyebut, Pemkab Berau tengah menyiapkan tahapan seleksi untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut secara definitif.
Proses pengisian dikatakannya akan dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan berlandaskan prinsip profesionalitas serta kompetensi aparatur sipil negara.
Ia berharap proses seleksi dapat segera dilaksanakan agar OPD yang saat ini dipimpin Plt dapat memiliki kepemimpinan definitif, sehingga perencanaan dan eksekusi kebijakan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
“Mudah-mudahan secepatnya bisa diisi pejabat definitif,” harapnya.
Selain seleksi terbuka, Pemkab Berau juga membuka peluang rotasi pejabat sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Langkah ini dinilai penting untuk menyesuaikan kebutuhan kelembagaan serta menempatkan pejabat sesuai dengan kapasitas dan tantangan di masing-masing OPD.
“Sambil dilakukan rotasi pejabat lainnya,” ucapnya.
Ia menegaskan, meski sejumlah jabatan masih diisi Plt, seluruh OPD diminta tetap menjaga kinerja dan profesionalitas. Fokus utama pemerintah daerah, kata dia, tetap pada pelayanan kepada masyarakat dan menjaga stabilitas birokrasi agar tidak terganggu oleh dinamika internal.
“Komitmen kita jelas, pengisian jabatan dilakukan tepat waktu dan sesuai aturan, agar birokrasi tetap solid dan pelayanan publik tetap maksimal,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





