TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, menggelar acara syukuran pembangunan masjid baru pada Jumat (5/12/25).
Pembangunan masjid ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan rumah ibadah yang lebih luas dan representatif seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di kampung tersebut.
Kepala Kampung Rantau Panjang, Rahmawati Supryady, mengatakan masjid lama dengan ukuran 20 x 20 meter sudah tidak mampu menampung jumlah jamaah, terutama saat peringatan hari besar keagamaan.
Masjid tersebut hanya mampu menampung sekitar 100 hingga 200 jamaah, sementara jumlah penduduk terus mengalami pertumbuhan.
“Karena itu kami membangun masjid baru dengan ukuran 40 x 40 meter agar dapat menampung lebih banyak jamaah dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan masjid ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
Rahmawati menyampaikan apresiasi kepada PT Berau Coal yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid sekaligus konsisten menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat di Kampung Rantau Panjang.
“Dukungan perusahaan sangat berarti bagi kami. Selain pembangunan masjid, mereka juga hadir melalui berbagai program pengembangan masyarakat,” katanya.
Rahmawati berharap sinergi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan perusahaan dapat terus terjalin untuk mendorong kemandirian warga.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Rantau Panjang, Arbain Umar.
Ia menyebut hubungan baik antara kampung dan PT Berau Coal telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan kakao, serapan tenaga kerja, hingga beasiswa pendidikan, semuanya berjalan dengan baik. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman, menjelaskan sejumlah program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang saat ini berjalan di Rantau Panjang.
Kata dia, program tersebut meliputi pengembangan infrastruktur, pendampingan kakao, pemanfaatan vendor lokal, beasiswa bagi pelajar di wilayah lingkar tambang, serta penyerapan tenaga kerja lokal.
“Di Rantau Panjang saat ini berbagai program pengembangan masyarakat terus berjalan. Kami juga mendorong mitra perusahaan untuk memprioritaskan wilayah lingkar tambang, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja dan penggunaan jasa lokal,” jelasnya.
Ia menambahkan, PT Berau Coal turut mendukung pembangunan masjid baru karena menyadari keterbatasan kapasitas masjid sebelumnya.
“Kami berharap pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar dan dimanfaatkan secara maksimal, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat silaturahmi serta pendidikan agama dan moral,” katanya.
Menurut Sulaiman, keberadaan masjid baru diharapkan mampu mempererat kebersamaan dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Semoga masjid ini menjadi sumber kebaikan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kampung Rantau Panjang,” kuncinya. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





