TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan terhadap Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menggelar kegiatan sosialisasi pada Senin (8/12/25) di Politeknik Sinar Mas Berau Coal.
Kegiatan tersebut bertemakan “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Transformasi Pembelajaran di Pendidikan Tinggi”. Dengan dihadiri langsung oleh Direktur Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Kris Adu Nugraha beserta perwakilan dari Kementerian Perguruan Tinggi, dan peserta yang berasal dari mahasiswa Politeknik Sinar Mas Berau Coal.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam pemaparannya menegaskan bahwa AI atau Kecerdasan Buatan sangat berguna jika dimanfaatkan dengan baik oleh Perguruan Tinggi.
Dikatakannya, pertumbuhan teknologi ini harus diterima oleh masyarakat terutama di bidang pendidikan. Terlebih, saat ini AI atau Kecerdasan Buatan telah menjadi salah alat kerja hampir disemua bidang
“Kita juga tidak menyangka bahwa saat ini telah berada di zaman saat ini. Apalagi AI atau kecerdasan buatan ini akan digunakan untuk pekerjaan maupun pendidikan seperti saat ini,” ujarnya via zoom meeting kepada para peserta.
Apalagi, kata dia Politeknik Sinar Mas Berau Coal merupakan salah satu Politeknik yang unggul di Kalimantan Timur maka sudah seharusnya kampus tersebut untuk dapat berkembang dalam bidang teknologi.
“Politeknik Sinar Mas Berau Coal ini kampu yang maju di Kabupaten Berau, mala transformasi digital dalam pendidikan harus menjadi salah satu perkembangan di bidang teknologinya,” terangnya.
Namun, ia meyakini bahwa AI tidak bisa menggantikan peran dari manusia sebagai pekerja. Akan tetapi, hal tersebut bergantung lepada manusia apakah dapat memanfaatkan kecerdasan buatan atau tidak.
“Perlu di garis bawahi bahwa AI tidak bisa menggantikan manusia. Tapi, yakinlah jika kita tidak bisa mengendalikan AI maka kita akan terganti dengan masyarakat yang lebih paham menggunkan AI, baik orang luar maupun dalam daerah sendiri,” jelasnya.
Legislator asal Kaltim itu pun mengungkap bahwa penguasaan AI ini sangat penting terutama dalam pekerjaan. Namun, pihaknua mengingatkan penguasaan tersebut perlu diiringi dengan kompetensi teknologi yang matang dan dikuasai. Termasuk, dengan edukasi teknologi yang harus menjadi dasar penggunaan AI.
“Kita di kampus juga demikian adopsi AI atau Digitalisasi kampus harus dilakuakuan. Terdapat pula kampus yang melarang pemanfaatan AI, tapi biasanya ini terkendala pada perangkat yang harus digunakan,” bebernya.
Diakhir penyampaiannya, ia berharap penggunaan AI ini daoat menjadi nilai tambah investasi masyarakat terutama bidang pendidikan. Terutama, untuk mempermudah segala akses pembelajaran.
“AI dapat membantu manusabeebai asistenn belajar, riset san masih banyak lainnya. Jadi kita investasikan AI itu dalam mempersingkat banyak waktu,” kuncinya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Sinar Mas, Kris Adu Nugraha mengapresiasi atas berjalannya kegiatan pemanfaatan AI ini. Apalagi, Politeknik Sinar Mas Berau Coal memiliki perangaiiii yang cukup.
“Bantuan akses kegiatan pendidikan ini sangat nyata, apalagi dengan adanya kegiatan seperti saat ini,” katanya.
Terlebih,kata dia Politeknik Sinar Mas Berau Coal telah mendapatkan bantuan berupa komputer untuk pembelajaran dari Komisi X DPR RI melalui pemerintah.
“Komputer bantuan ini yang akan dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan kecerdasan buatan,” tuturnya.
Ia pun mengakui kebermanfaatan dari kegiatan ini. Serta nantinya dapat diterapkan oleh masyarakat.
“Kegiatan ini tentu akan bermanfaat bagi para mahasiswa yang ada di Politeknik Sinar Mas Berau,” tandasnya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





