SANGATTA, PORTALBERAU – Lonjakan permintaan penginapan di Pulau Miang mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mempercepat pengembangan homestay sebagai solusi akomodasi wisata.
Homestay dipilih sebagai model penginapan terdekat yang dapat segera memenuhi kebutuhan wisatawan sebelum pembangunan resort terealisasi.
Kenaikan kunjungan wisata ke Pulau Miang menyebabkan tingginya kebutuhan tempat menginap terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Warga Pulau Miang banyak menerima pesanan terkait penginapan, namun keterbatasan fasilitas membuat sebagian wisatawan memilih tidak bermalam.
Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, menyampaikan bahwa pemerintah memandang homestay sebagai solusi cepat dan strategis untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.
“Permintaan penginapan tinggi, dan homestay adalah solusi paling realistis saat ini agar wisatawan tidak kesulitan tempat menginap,” ujar Nurullah.
Menurutnya, pengembangan homestay bukan hanya sebagai penyedia fasilitas tetapi juga peluang ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir.
Setiap wisatawan yang menginap akan berinteraksi dengan masyarakat dan memicu perputaran ekonomi lokal.
Program pengembangan homestay mencakup pelatihan dan pendampingan untuk memastikan standar pelayanan wisata terpenuhi.
Pelatihan tersebut mencakup kebersihan, tata kelola tamu, keramahan pelayanan, dan penataan ruang agar sesuai standar akomodasi wisata.
Nurullah menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada pelatihan, tetapi juga promosi dan pemasaran homestay sebagai bagian dari paket wisata Pulau Miang.
“Kita ingin homestay tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sistem wisata yang terstruktur agar mudah diakses wisatawan,” tegasnya.
Sambil homestay diperkuat, pemerintah tetap membuka peluang investasi untuk pembangunan resort guna memenuhi kebutuhan jangka panjang wisata menginap.
Dengan demikian, pengembangan homestay menjadi jembatan menuju sistem akomodasi wisata yang lebih besar.
Jika berjalan sesuai rencana, homestay akan menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang efektif sekaligus memperkuat Pulau Miang sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Kutim.(ADV)





