TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Setelah ditutup sementara sejak Oktober lalu untuk pembenahan jalur dan peningkatan keamanan, destinasi wisata alam Gunung Mincau di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, akhirnya kembali dibuka untuk umum mulai 1 Desember 2025.
Pembukaan kembali ini dilakukan setelah proses penataan dan pembersihan akses pendakian dinyatakan selesai oleh pengelola dan masyarakat setempat.
Sekretaris Kampung Tepian Buah, Talan, mengungkapkan bahwa pembenahan dilakukan secara gotong royong oleh Pokdarwis Alo Malau bersama warga serta kelompok pecinta alam yang peduli terhadap pengembangan wisata kampung.
Lanjutnya, upaya kolektif ini menjadi kunci untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
“Mulai dari pemotongan kayu yang menghalangi akses, pembuatan jalur tracking yang lebih jelas, hingga pemasangan papan petunjuk dan peringatan keselamatan, semuanya dilakukan demi keamanan wisatawan,” ungkapnya.
Pemerintah kampung menyambut baik langkah Pokdarwis membuka kembali Gunung Mincau secara resmi menjelang libur akhir tahun.
Kata dia, sejumlah papan informasi, SOP pendakian, serta tanda peringatan dipasang di beberapa titik rawan sebagai upaya edukasi keselamatan bagi para pendaki.
“Kami dari pemerintahan kampung tentu mendukung penuh pembukaan kembali Gunung Mincau. Standarisasi pariwisata perlu diterapkan agar pengelolaan tetap terukur dan memberikan pengalaman berkualitas,” katanya.
Selain itu, pengunjung yang ingin mendaki kini diwajibkan menggunakan jasa pemandu wisata atau guide yang telah disiapkan. Jumlah pendaki dalam satu rombongan juga dibatasi maksimal 20 orang untuk menjaga keamanan jalur dan kapasitas area puncak.
Bagi wisatawan yang ingin berkemah, area camping tersedia di Pos 1 dan Pos 2, sehingga aktivitas outdoor dapat berjalan lebih terkontrol dan mudah dipantau oleh pengelola.
Talan mengakui, koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau berjalan baik. Bahkan Gunung Mincau telah masuk dalam daftar destinasi yang mendapat perhatian pemerintah daerah karena tingginya minat masyarakat dan wisatawan.
Menjelang libur panjang akhir tahun, pihaknya bersama Pokdarwis tengah memantapkan peningkatan layanan, mulai dari penambahan pemandu, evaluasi jalur pendakian, hingga penyempurnaan paket wisata.
“Skema pelayanan wisata juga sudah disusun, mulai fasilitas parkir kendaraan hingga pendampingan pendakian. Harapannya Gunung Mincau bisa kembali memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





