TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau mulai merealisasikan bantuan peternakan untuk kelompok tani dan peternak di sejumlah kecamatan.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kemandirian peternak, dan meningkatkan produktivitas sektor peternakan di wilayah Berau.
Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Junaidi, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ternak tahun ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten maupun APBD Provinsi Kalimantan Timur. Menurutnya, bantuan tersebut menyasar kelompok tani aktif yang telah diverifikasi dari segi kesiapan dan sarana pendukung.
“Realisasi bantuan tahun ini kami lakukan secara bertahap dan terencana. Tujuannya agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, mampu meningkatkan populasi ternak, dan memberi manfaat ekonomi bagi penerima,” ujarnya.
Berdasarkan data resmi, penyaluran bantuan dari APBD Kabupaten Berau (murni) mencakup 65 ekor sapi, 77 ekor kambing, 4 unit chopper, serta 1 unit kandang. Sementara pada anggaran perubahan, pemerintah menyalurkan tambahan berupa 23 ekor kambing, 12 unit chopper, dan 1 unit kandang.
Selain itu, dukungan dari APBD Provinsi Kalimantan Timur juga turut memperkuat program tersebut. Pada tahap pertama, bantuan provinsi mencakup 100 ekor kambing, kandang, chopper, rumah kompos, dan rumah pakan.
Adapun pada alokasi anggaran perubahan, Pemprov menyalurkan 104 ekor sapi, serta bantuan lanjutan berupa kandang, chopper, rumah kompos, dan rumah pakan.
Menurut Junaidi, bantuan ini bukan hanya berupa penyediaan ternak, tetapi juga pembinaan teknis dan penguatan manajemen usaha tani. Bantuan ternak saja tidak cukup. pihaknya juga memberikan pendampingan kepada kelompok penerima mulai dari manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga pengembangan pasar.
“Pendampingan seperti ini penting agar ternak bukan hanya dipelihara, tetapi mampu berkembang biak dan menghasilkan nilai tambah,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya program ini, sektor peternakan Berau semakin berdaya saing dan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Harapan kami, bantuan ini menjadi pemicu awal. Bukan hanya meningkatkan populasi ternak, tetapi juga membuka peluang usaha baru dan menjadikan Berau sebagai salah satu daerah dengan ketahanan pangan yang kuat di Kaltim,” pungkasnya. (*/)
Penulis : Muhamamd Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





