SANGATTA, PORTALBERAU – Pemerintah Kecamatan Kaliorang kini memusatkan perhatian pada penguatan pendidikan kejuruan sebagai langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di dunia kerja.
Setelah ketersediaan fasilitas pendidikan dasar terpenuhi, kebutuhan terbesar yang muncul adalah akses SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang belum merata.
Jenjang TK (Taman Kanak-Kanak), SD (Sekolah Dasar), dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) saat ini sudah dapat dinikmati seluruh masyarakat di Kaliorang.
Namun, keterbatasan SMK menjadi tantangan karena banyak siswa yang harus terpusat ke SMK Bukit Makmur atau bahkan ke luar kecamatan.
Camat Kaliorang Rusnomo menegaskan bahwa SMK merupakan kebutuhan masa depan untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif.
“Anak-anak kita harus disiapkan bukan hanya untuk lulus sekolah, tetapi untuk mampu bekerja dan bersaing di dunia industri dan penguatan pendidikan kejuruan itu sangat penting,” ujar Rusnomo, Selasa (25/11/25).
Pemerintah Kecamatan juga mendorong pemenuhan jurusan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan industri wilayah Kutai Timur, terutama sektor perkebunan, logistik, maritim, dan teknologi.
Selain itu, peningkatan fasilitas pendidikan kejuruan dinilai akan membuka peluang kolaborasi antara sekolah, dunia usaha, dan dunia industri, sehingga keahlian siswa lebih aplikatif dan sesuai lapangan kerja.
Rusnomo kembali menegaskan bahwa arah pembangunan pendidikan di Kaliorang harus selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
“Kalau kita ingin memutus rantai pengangguran, pendidikan kejuruan harus diperkuat. SMK adalah pintu bagi anak-anak untuk memiliki keterampilan nyata,” tegasnya.
Pemerintah Kecamatan berharap usulan penambahan SMK dapat segera terealisasi melalui mekanisme kewenangan pendidikan tingkat provinsi.
Di saat bersamaan, kecamatan juga akan terus menjaga kualitas pendidikan dasar untuk memperkuat fondasi siswa sebelum masuk dunia kejuruan.(ADV)
Editor: Ikbal Nurkarim





