SANGATTA, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa pembangunan fasilitas wisata tetap menjadi prioritas meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.
Upaya perbaikan sarana dan amenitas destinasi wisata terus berjalan di sejumlah lokasi demi menjaga kualitas pengalaman bagi wisatawan.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Kutim (Dispar), Ahmad Rifani, menjelaskan bahwa pemerintah tidak ingin menunda perbaikan fasilitas wisata hanya karena keterbatasan alokasi anggaran.
“Semua fasilitas wisata kita upayakan diperbaiki, walaupun anggaran terbatas, yang terpenting program tetap berjalan, walau harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ujar Rifani, Senin (10/11/2025).
Ia menyebut bahwa fasilitas dasar pengunjung menjadi fokus perbaikan, terutama toilet umum, area parkir, penunjang keamanan, titik penerangan, dan fasilitas kebersihan.
Selain itu, perbaikan akses menuju destinasi juga menjadi perhatian agar wisatawan dapat berkunjung dengan aman dan nyaman.
Di sisi ekonomi, pemerintah memandang perbaikan fasilitas wisata merupakan investasi jangka panjang karena kenyamanan wisatawan akan berdampak pada peningkatan kunjungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau anggaran memadai kita tingkatkan sesuai target, kalau belum cukup maka kita lakukan bertahap, yang paling penting sektor wisata tetap terus tumbuh dan berbasis kemanfaatan untuk masyarakat,” tegasnya.
Dispar Kutim memastikan peningkatan wisata dilakukan melalui perencanaan matang dan evaluasi rutin dari setiap pengelola destinasi.
Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dengan swasta dan masyarakat untuk mempercepat peningkatan kualitas fasilitas wisata.
Dengan komitmen ini, diharapkan Kutim terus memperkuat posisinya sebagai daerah tujuan wisata yang memberikan kenyamanan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.(ADV)





