TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau melalui DPPKBP3A menggelar Sosialisasi Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) di Ballroom SM Tower.
Agenda ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan kependudukan di daerah, mulai dari pertumbuhan jumlah penduduk, kualitas SDM, hingga persebarannya.
Dalam sambutan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra, Warji, ditegaskan bahwa isu kependudukan adalah fondasi penting dalam arah pembangunan daerah.
Ia menyebut tantangan pengelolaan penduduk kini semakin kompleks dan harus diantisipasi dengan perencanaan yang matang.
“Bonus demografi yang akan datang bisa menjadi peluang besar, tetapi juga dapat menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan desain pembangunan kependudukan yang tepat,” ungkap Warji.
Menurutnya, GDPK berperan penting dalam memastikan pembangunan daerah berorientasi pada kualitas penduduk.
Lanjutnya, perencanaan jangka panjang ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mengatur persebaran penduduk secara lebih proporsional.
“GDPK dapat menjadi instrumen untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk dalam mengantisipasi persoalan pengangguran maupun ketimpangan sosial,” jelasnya.
Ia menyebut, Pemkab Berau sendiri disebut terus berkomitmen memperkuat kebijakan kependudukan yang berbasis data. Penduduk, kata Warji, tidak boleh dipandang hanya sebagai angka statistik, tetapi diposisikan sebagai aset pembangunan dan subjek utama dalam proses pembangunan.
Ia mendorong jajaran DPPKBP3A bersama seluruh perangkat daerah terkait untuk lebih fokus dalam program pengendalian pertumbuhan penduduk, peningkatan kualitas remaja dan generasi produktif, penguatan pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
“Sinergitas antarsektor menjadi syarat utama agar GDPK bisa berjalan optimal,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi forum memperkuat pemahaman bersama bahwa kebijakan kependudukan harus bergerak selaras dengan dinamika sosial dan ekonomi daerah.
“Dengan dukungan lintas sektor, kita berharap implementasi GDPK dapat menjadi pilar pembangunan jangka panjang yang lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





