TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong pemasaran produk UMKM terus menunjukkan hasil positif. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengungkapkan bahwa sejak akhir November, sebanyak 29 produk UMKM lokal resmi terpajang di 12 gerai Alfamidi yang tersebar di empat kecamatan terdekat, yaitu Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung, dan Teluk Bayur.
“Alhamdulillah, terhitung sejak akhir November sudah ada 29 produk dari beberapa pelaku UMKM yang dipajang di 12 gerai atau outlet Alfamidi. Ini tentu menjadi kabar baik bagi pelaku usaha lokal kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pencapaian ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dengan manajemen Alfamidi beberapa waktu lalu. MoU tersebut kemudian diteruskan oleh Diskoperindag dengan menggelar pertemuan antara pelaku usaha dan pihak Alfamidi untuk membahas syarat produk, sistem pembayaran, hingga mekanisme kerja sama business to business (B2B).
“Di situ dibahas lebih lengkap terkait persyaratan produk yang bisa masuk, termasuk sistem pembayaran. Proses kurasinya cukup lama, tetapi alhamdulillah sekarang sudah tampak hasilnya, ” jelasnya.
Lebih jauh, Eva menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan program prioritas Ketua Dekranasda Kabupaten Berau yang mendorong agar produk lokal tidak hanya masuk ke ritel nasional maupun lokal, tetapi juga hotel dan resort di wilayah Berau.
“Program ini sejalan dengan arahan Ketua Dekranasda yang ingin produk lokal bisa dipasarkan lebih luas. Tidak hanya di ritel, tetapi juga di hotel dan resort yang ada di Berau,”tuturnya.
Diskoperindag juga berharap bahwa kerja sama dengan Alfamidi tidak hanya berhenti di wilayah Berau, tetapi bisa melebar ke jaringan ritel mereka di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Insyaallah, harapan kami ke depan produk UMKM Berau bisa masuk Alfamidi di wilayah Kaltim dan Kaltara,” ucapnya.
Selain Alfamidi, Diskoperindag juga telah melakukan langkah serupa dengan Indomaret. Namun, hingga kini produk UMKM Berau belum terpajang di ritel tersebut.
“Proses seperti yang kami lakukan dengan Alfamidi sebenarnya sudah kami lakukan dengan Indomaret, tetapi sampai saat ini produknya belum terpajang. Kami akan terus koordinasikan,” katanya.
Eva juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Alfamidi dalam mendukung pemasaran pelaku usaha lokal. Pihaknya, memberikan apresiasi kepada Alfamidi yang telah bekerja sama dengan pelaku usaha lokal untuk membantu pemasaran produk UMKM Berau.
“Dukungan seperti ini sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





