TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyoroti banyaknya masyarakat yang masih belum melakukan pencegahan melalui skrining JKN terhadap penyakit yang mengincar lintas generasi saat ini.
Hal ini diungkapkannya pada Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) yakni kegiatan yang diinisiasi oleh Hetifah Sjaifudian.
Sosialisasi itu dilaksanakan di Ballroom Mitra Klasik, Tanjung Redeb pada hari Jumat (28/11/25). Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Kepala BPJS Cabang Balikpapan, Aidil Ilmy, Kepala BPJS Cabang Berau, Muhlisin, dan 300 peserta dari berbagai kalangan di Berau yang sangat antusias.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyampaikan bahwa jumlah peserta JKN di Indonesia sudah cukup banyak sehingga mendorong pelayanan yang lebih baik untuk kesehatan masyarakat.
“Saat ini telah lebih dari 98 persen masyarakat Indonesia yang menjadi peserta JKN,” ujarnya via Zoom Meeting.
Ia pun mengatakan bahwa BPJS Kesehatan memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah. Hal ini menjadi salah satu bentuk keamanan kesehatan bagi masyarakat.
“Lewat BPJS ini maka masyarakat dapat memiliki jaring pengaman ketika terjadi kondisi kesehatan yang tidak terduga,” katanya.
Di sisi lain, legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim itu menyoroti masih banyaknya balita yang stunting, gangguan jiwa, serta obesitas pada masyarakat dewasa.
Lebih rinci melalui data yang diperoleh, ia memaparkan bahwa terdapat 21 persen balita yang mengalami stunting, anak remaja dengan gangguan kesehatan jiwa sebesar 34,9 persen, serta obesitas sebesar 23,4 persen pada kalangan dewasa hingga lansia.
“Angkanya masih tinggi, tetapi banyak pula masyarakat yang belum melakukan skrining dini untuk mencegah gejala penyakit ini,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Balikpapan, Aidil Ilmy menyampaikan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur.
“Sosialisasi JKN ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan mengenai jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ucapnya.
Senada, Kepala BPJS Cabang Berau, Muhlisin menyampaikan bahwa penggunaan JKN di semua akses kesehatan ke depan akan semakin mudah sehingga masyarakat dapat mengakses Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Kabupaten Berau.
“Kami harapkan dengan penggunaan JKN, dapat mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan fasilitas kesehatan,” bebernya.
Ia juga menyebutkan bahwa JKN akan tetap menjangkau daerah-daerah yang masih sulit dijangkau saat ini melalui berbagai langkah yang mereka miliki.
“Bahkan untuk daerah yang tidak terjangkau pun kami tetap berusaha menjangkaunya, karena saat ini sudah ada mobil JKN yang berkeliling untuk mempermudah aksesnya,” jelasnya.
Pernyataan ini pun sejalan dengan harapansalah satu peserta, Steven yang meminta agar kegiatan ini dapat mendorong seluruh Faskes di Kabupaten Berau untuk menerima akses melalui JKN.
“Kami meminta agar fasilitas-fasilitas kesehatan melalui JKN juga dapat menyasar daerah pelosok, terutama di Berau, agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaatnya,” terangnya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Ikbal Nurkarim





