SANGATTA, PORTALBERAU – Pembangunan Gedung Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta mulai memasuki tahap awal setelah dilakukan seremoni peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman.
Acara yang berlangsung di Jalan Pongtiku No. 1 itu dihadiri para pejabat daerah, tokoh gereja, jemaat, serta masyarakat sekitar yang antusias menyambut pembangunan rumah ibadah tersebut.
Bangunan gereja baru ini akan berdiri megah dengan ukuran 45 x 36 meter dan diproyeksikan mampu menampung lebih dari 2.200 jemaat.
Berada di kawasan strategis pusat Sangatta, gedung ini nantinya menjadi pusat aktivitas ibadah dan pelayanan umat Kristen, khususnya warga Toraja di Kutim.
Dalam momen peresmian, Bupati Ardiansyah menekankan bahwa kehadiran gereja tersebut memiliki makna lebih dari sekadar pembangunan fisik.
Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat kerukunan serta mendukung pemenuhan sarana ibadah bagi seluruh umat beragama.
“Rumah ibadah ini adalah sarana untuk merawat kebersamaan dan memperkuat persatuan. Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan penuh untuk pembangunan fasilitas keagamaan seperti ini,” tutur Ardiansyah.
Ia juga menyinggung capaian pertumbuhan ekonomi Kutai Timur yang melampaui 10 persen, dan menilai kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas spiritual masyarakat.
Menurutnya, pembangunan gereja menjadi salah satu bagian penting dari keseimbangan pembangunan. “Pertumbuhan ekonomi saja tidak cukup. Aspek spiritual dan kehidupan beragama juga harus ditingkatkan. Karena itu, kami mendorong agar pembangunan gereja ini berjalan lancar,” tegasnya.
Usai menyampaikan sambutan, rangkaian peletakan batu pertama dilaksanakan secara simbolis dan disambut hangat oleh jemaat yang hadir.
Suasana penuh harapan dan doa menyertai proses awal pembangunan yang dianggap penting bagi komunitas Kristen di Sangatta.
Pihak gereja menargetkan proses pembangunan dapat dirampungkan sesuai rencana agar segera menjadi tempat ibadah yang nyaman dan representatif bagi ribuan jemaat.
Selain sebagai sarana ibadah, gedung baru ini juga diharapkan menjadi pusat pembinaan iman dan kegiatan sosial jemaat di Sangatta.(ADV)
Editor: Ikbal Nurkarim





