TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Menjelang penerapan sistem parkir elektronik di Pasar Aji Dilayas (PSAD), Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak justru membebani masyarakat, terutama para pedagang dan pengunjung pasar tradisional terbesar di Kabupaten Berau itu.
Menurut Arman, inovasi sistem parkir berbasis elektronik memang langkah positif untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi retribusi daerah. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan teknis dan sosial agar penerapan di lapangan tidak menimbulkan keluhan baru.
“Kita mendukung sistem digitalisasi, termasuk parkir elektronik. Tapi jangan sampai penerapannya nanti malah menyulitkan masyarakat. Harus ada sosialisasi dan uji coba terlebih dahulu,” ujar Arman saat ditemui media ini, Minggu (9/11/25).
Sistem parkir elektronik di PSAD rencananya akan menggunakan kartu langganan bagi pengguna tetap, seperti pedagang dan karyawan toko di area pasar. Sementara pengunjung umum dapat menggunakan sistem tiket elektronik harian.
Arman menilai, ide kartu langganan ini bisa efektif jika diatur dengan jelas dan biayanya terjangkau.
“Kalau untuk pedagang yang setiap hari masuk pasar, sebaiknya memang dibuat sistem langganan agar lebih praktis. Tapi tarifnya harus wajar, jangan sampai memberatkan,” terangnya.
Ia juga mengingatkan agar Dinas Perhubungan (Dishub) dan Diskoperindag Berau sebagai pelaksana program menyiapkan sarana pendukung yang memadai, seperti alat pembaca kartu (scanner), sistem cadangan bila terjadi gangguan jaringan, serta petugas yang siap membantu masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem baru ini.
“Kita tahu tidak semua warga melek teknologi. Maka petugas di lapangan harus siap membantu, bukan malah menambah kerumitan. Pemerintah juga perlu menyiapkan opsi pembayaran tunai di masa transisi,” jelasnya.
Politisi muda dari Partai PKB itu menilai, penerapan sistem parkir elektronik akan berdampak baik jika dilakukan dengan prinsip transparansi dan pelayanan publik yang mudah. Ia berharap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir bisa meningkat, tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat.
“Kalau pengelolaannya baik, masyarakat juga akan mendukung. Yang penting, mereka merasa dilayani dan tidak dipersulit,” tegasnya.
DPRD Berau, kata Arman, akan terus mengawasi proses implementasi parkir elektronik di PSAD, termasuk evaluasi teknis dan dampaknya terhadap para pedagang.
“Kami ingin program ini berjalan lancar, transparan, dan memberi manfaat bagi semua pihak,” kuncinya. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





