TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau terus menggencarkan kegiatan pengawasan distribusi liquefied petroleum gas (LPG) subsidi 3 kilogram di seluruh kecamatan.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin ini bertujuan memastikan distribusi LPG tepat sasaran dan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan bahwa kegiatan pengawasan tersebut dilakukan secara bergiliran di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Berau.
Dalam pelaksanaan terbaru, pengawasan difokuskan di Kecamatan Sambaliung sebagai bagian dari agenda bergilir yang akan menyasar kecamatan lainnya hingga akhir tahun depan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang kami lakukan. Kemarin, sasarannya Kecamatan Sambaliung. Karena memang setiap kecamatan akan kami datangi secara bergantian,” ujar Eva Yunita saat dikonfirmasi, Jumat (31/10/25).
Menurutnya, pengawasan tersebut tidak hanya sebatas penertiban, tetapi juga menjadi momen untuk memberikan edukasi kepada para pemilik dan pengelola pangkalan LPG.
Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu mengingatkan agar pangkalan mengikuti regulasi yang berlaku, terutama terkait dengan pendistribusian yang tepat sasaran serta penjualan sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami tetap mengedukasi dan mengajak para pangkalan agar tetap mengikuti regulasi yang berlaku, terutama dalam hal distribusi tepat sasaran dan penerapan HET. Ini penting agar subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga menyeluruh ke seluruh kecamatan, termasuk wilayah pesisir. Ia menargetkan seluruh rangkaian pengawasan dapat rampung pada Desember 2025.
“Setelah Sambaliung, kami akan lanjutkan pengawasan di kecamatan yang berada di wilayah pesisir. Target kami, seluruh kegiatan pengawasan LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Berau bisa selesai pada Desember 2025,” katanya.
Selain melakukan pengawasan langsung, Diskoperindag juga menggandeng pihak terkait seperti Pertamina dan aparat kecamatan untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar dan sesuai mekanisme.
Dirinya berharap kerja sama semua pihak dapat memperkuat pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan distribusi maupun penimbunan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga yang sesuai. Dengan kerja sama antara pemerintah daerah, Pertamina, dan pelaku usaha, kami optimistis distribusi LPG subsidi di Berau bisa lebih tertib dan merata,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





