• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
5FebGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Harga Kakao Naik Signifikan, Kadisbun Berau Sebut Peluang Sektor Perkebunan Meningkat

admin by admin
in Berau
0

Kepala Disbun Berau, Lita Handini. (Wahyudi)

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Harga kakao di Kabupaten Berau mengalami lonjakan tajam, mencapai Rp 100.000 per kilogram (kg), membuka peluang besar bagi para petani untuk meningkatkan produksi.

Kenaikan harga ini diprediksi akan bertahan menguntungkan hingga tahun depan, berkat tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan dari negara-negara penghasil utama kakao.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, Lita Handini, menjelaskan bahwa lonjakan harga kakao ini berdampak positif bagi petani kakao di Indonesia, khususnya di Berau.

“Sejak enam bulan lalu, harga biji kakao kering fermentasi di Berau sudah mencapai Rp 100.000 per kg, sedangkan biji kakao basah sekitar Rp 30.000 per kg. Kami memprediksi harga ini akan tetap menguntungkan hingga tahun depan karena permintaan tinggi dan pasokan dari negara penghasil utama kakao semakin terbatas,” ungkap Lita.

Lanjutnya, sebelum lonjakan harga ini, harga kakao grade AA hanya sekitar Rp 70.000 per kg, sedangkan kakao basah dihargai sekitar Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per kg.

Lita menyebutkan bahwa kenaikan harga kakao ini dipengaruhi oleh gangguan produksi di negara-negara penghasil kakao terbesar, terutama di Afrika.

Serangan hama yang merusak tanaman kakao di negara-negara tersebut menyebabkan penurunan produksi yang signifikan, yang akhirnya berimbas pada peningkatan harga di pasar global, termasuk di Indonesia.

“Serangan hama ini mengurangi produksi kakao secara drastis, dan memulihkan kerugian tersebut akan memakan waktu yang lama. Hal ini membuka peluang bagi negara penghasil kakao lainnya, termasuk Berau,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan, kenaikan harga ini turut mendorong minat petani di Berau untuk menanam kakao.

“Dengan harga yang terus meningkat, petani semakin tertarik untuk menanam kakao. Saya berharap semangat ini akan mendorong peningkatan produksi kakao di Berau pada tahun depan, mengingat permintaan yang terus tumbuh,” ucapnya.

Menurutnya juga, meski budidaya kakao memerlukan ketelatenan dan waktu yang lebih lama dibandingkan komoditas lain, Lita menekankan bahwa hasilnya sangat menguntungkan.

Bahkan, menurutnya, satu hektare lahan kakao dapat menghasilkan hasil yang setara dengan empat hektare lahan kelapa sawit.

“Bertanam kakao memang lebih sulit dan memerlukan kesabaran, namun hasilnya sangat menjanjikan,” katanya.

Lita juga mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah mereka untuk menanam kakao.

“Kami menyarankan petani untuk menanam kakao di lahan sekitar rumah. Kalau ada lahan kosong, itu bisa dimanfaatkan untuk budidaya kakao,” katanya.

Dengan potensi besar yang dimiliki oleh sektor perkebunan kakao, Lita berharap pengembangan komoditas ini dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani di Berau.

“Sektor perkebunan ini sangat menjanjikan, namun petani di Berau perlu lebih termotivasi. Mereka seringkali lebih santai, padahal peluang ini sangat besar,” tuturnya.

Ia menambahkan, selain kakao, beberapa komoditas perkebunan lain di Berau juga mengalami lonjakan harga. Harga karet, yang sebelumnya hanya dihargai sekitar Rp 9.000 per kg, kini naik menjadi Rp 17.000 per kg.

Sementara harga lada, yang biasanya berada di kisaran Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per kg, kini melambung hingga Rp 150.000 per kg.

Dengan adanya kenaikan harga komoditas perkebunan tersebut, Lita berharap para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi mereka.

“Semoga ini menjadi peluang besar bagi sektor perkebunan di Berau untuk berkembang lebih baik di masa depan,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Tags: Disbun BerauHargaKakao
Previous Post

Bawaslu dan KPU Berau Siapkan Strategi Hadapi Sidang PHP Pilkada 2024

Next Post

Akhir Tahun, DPUPR Berau Targetkan Normalisasi Drainase Rampung 100 Persen

admin

admin

Next Post

Akhir Tahun, DPUPR Berau Targetkan Normalisasi Drainase Rampung 100 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buka GALAKSI 7, Ketua Kwarcab Berau Soroti Dukungan Fasilitas Pendidikan

Buka GALAKSI 7, Ketua Kwarcab Berau Soroti Dukungan Fasilitas Pendidikan

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Berau, Syarifatul Sya'diah, resmi membuka kegiatan Galang Aksi dan Prestasi...

Sutami Serap Aspirasi di Tiga Kecamatan, MBG Hingga Pertanian Jadi Usulan Prioritas

Sutami Serap Aspirasi di Tiga Kecamatan, MBG Hingga Pertanian Jadi Usulan Prioritas

by admin
0

TALISAYAN, PORTALBERAU – Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, melaksanakan reses pada 9–14 Februari 2026 di tiga kecamatan, yakni Talisayan, Batu...

Berau Coal Run 2026 Sukses Digelar, Lebih dari 3.700 Peserta Ramaikan Ajang Lari Sehat

Berau Coal Run 2026 Sukses Digelar, Lebih dari 3.700 Peserta Ramaikan Ajang Lari Sehat

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Semangat hidup sehat menggema dalam gelaran Berau Coal Run 2026 yang diselenggarakan oleh PT Berau Coal sebagai...

Reses di Gunung Panjang, Ketua DPRD Berau Serap Aspirasi Kebutuhan Dasar Warga hingga Keluhan Iuran Sekolah

Reses di Gunung Panjang, Ketua DPRD Berau Serap Aspirasi Kebutuhan Dasar Warga hingga Keluhan Iuran Sekolah

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, kembali melaksanakan kegiatan Reses I Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) I...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In