TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau, tak sampai 10 persen. Hal itu membuat Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah angkat bicara.
Politisi Partai Golkar ini meminta agar Pemkab Berau mendorong kenaikan PAD, dengan melakukan inovasi-inovasi baru. Pasalnya, PAD dikatakan Sari merupakan salah stau indikator yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Berau.
“Pemkab kita perlu melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD, karena di tahun ini PAD kita hanya berkisar 5,5 persen saja,” ujarnya.
Untuk mendorong kenaikan PAD, lanjutnya, diperlukan sinergitas antara OPD-OPD yang ada dalam memaksimalkan kinerja serta program yang dilakukan untuk peningkatan ekonomi Kabupaten Berau.
Slaah satu OPD yang menurutnya akan sangat berpengaruh dalam peningkatan PAD ialah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
“Saya sangat berharap Bapenda bisa memaksimalkan PAD dengan menggali semua sektor yang ada. Sehingga terjadi peningkatan PAD ynag signifikan, begitu juga dengan OPD lainnya harus bisa memaksimalkan,” jelasnya.
Sebelumnya, APBD 2024 Kabupaten Berau disebut mengalami kenaikan menjadi Rp 4,7 triliun dan dana transfer sebesar Rp 254 miliar, sementara Pendapatan Asli Aaerah (PAD) Berau tahun 2024 hanya mencapai Rp 254 miliar. (Mrt/Adv/Ded)





