TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berlangsung tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat memberikan arahan kepada seluruh ASN agar tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Menurutnya, kondisi anggaran yang terbatas justru harus dijawab dengan peningkatan profesionalisme, inovasi, dan dedikasi dalam bekerja. ASN dituntut mampu beradaptasi serta memaksimalkan sumber daya yang ada.
“Walaupun ada efisiensi, kinerja harus tetap maksimal. Ini komitmen kita sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Sri menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terganggu hanya karena adanya penyesuaian anggaran. Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) tetap menjalankan program prioritas secara efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, ia juga mendorong ASN untuk lebih kreatif dalam menyusun program kerja, termasuk melakukan inovasi pelayanan yang tidak bergantung sepenuhnya pada besaran anggaran.
“Efisiensi bukan berarti kita berhenti bekerja. Justru kita harus lebih cermat, lebih inovatif, dan memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat,” tegasnya.
Dalam arahannya, dirinya juga menekankan pentingnya loyalitas ASN. Namun, loyalitas yang dimaksud bukan kepada individu pimpinan, melainkan kepada negara, masyarakat, serta tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
“Loyalitas itu adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, bukan kepada pribadi. Jadi tetap bekerja sesuai aturan dan profesional,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar ASN menjaga integritas serta disiplin dalam menjalankan tugas, termasuk menghindari pemborosan anggaran di setiap lini kegiatan pemerintahan.
Dengan kondisi yang ada, Sri berharap seluruh ASN dapat tetap solid dan fokus dalam menjalankan tugas, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kita ingin masyarakat tetap merasakan pelayanan yang baik, meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





